Suara.com - Dalam dunia kerja, kemampuan memengaruhi orang lain alias influence adalah hal yang penting untuk dimiliki seseorang. Mulai dari memengaruhi calon klien, kolega, hingga calon pembeli bagi seorang pengusaha.
Sayangnya, di bangku sekolah tidak diajarkan pentingnya memiliki kemampuan memengaruhi orang lain, selain mata pelajaran secara akademis.
Hal ini diungkap oleh Founder sekaligus CEO Terampil Azmy Amrullah, saat diwawancari oleh Suara.com di kawasan Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa (5/10/2021), kemarin.
“Ketika kita sekolah dan kuliah, justru tidak ada mata kuliah khusus yang membahas influence atau memengaruhi orang lain. Karena itu kemampuan itu sangat penting buat di dunia kerja,” ungkapnya.
Dengan memiliki kemampuan memengaruhi orang lain, kata Azmy tidak hanya untuk karyawan saja. Tentunya, kemampuan mempengaruhi ini juga dapat membantu para pemimpin di suatu bidang penting di perusahaannya.
“Ketika kita jadi leader misalnya, kita harus bisa influence orang, bahkan untuk karyawan dan recruiter saat wawancara kerja,” lanjut Azmy.
Azmy menegaskan, peningkatan kualifikasi influence ini justru masih kurang di Indonesia. Ia mengatakan, justru peningkatan kualifikasi ini masih kurang dan sangat disayangkan tidak diajarkan.
“Kemampuan influence ini penting untuk dimiliki banyak orang, tapi tidak diajarkan di dunia sekolah dan kampus. Bukannya kurang ya, tapi tidak diajarkan aja,” tegas Azmy.
Oleh sebab itu, aplikasi pelatihan online Terampil hadir di Indonesia. Aplikasi ini dapat membantu individu untuk meningkatkan kualifikasi sebelum terjun di dunia kerja.
Baca Juga: Viral Pria Ini Sebut Perselingkuhan di Dunia Kerja Hal Biasa, Panen Kecaman Publik
Dengan metode Hybrid Learning, pelatihan ini menyediakan berbagai macam modul pelatihan on-demand berkualitas tinggi, yang disusun berdasarkan kebutuhan dunia industri dan intrapreneurship.
Di sisi lain, pelatihan ini juga menyediakan pembelajaran lewat video learning, yang diisi oleh beberapa pakar dan ahli di bidangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian