Suara.com - Beberapa waktu lalu viral pengakuan warganet di twitter yang mencampur sampo dan kopi sachet untuk mengatasi rambut rontok yang dialami. Ramuan ini diklaim efektif mengatasi rambut rontok, berkat kandungan kafein di dalam kopi.
Pernyataan ini ditanggapi Dermatologist sekaligus Spesialis Kulit dan Kelamin, dr. Arini Astasari Widodo, Sp.KK yang mengatakan efek kafein di kopi yang diaplikasikan langsung ke rambut untuk atasi kerontokan, belum dibuktikan dalam penelitian.
"Efek kopi yang diaplikasikan langsung ke rambut belum ada penelitiannya, apalagi yang dicampur dengan sampo, sehingga saat ini tidak dapat secara pasti disimpulkan efeknya," ujar dr. Arini kepada suara.com, Rabu (6/10/2021).
Ia juga menambahkan, semua bahan aktif seperti kafein untuk rambut bila diaplikasikan ke batang rambut tidak akan berguna. Ini karena bahan aktif tidak bisa diserap maksimal, kecuali jika diaplikasikan langsung ke akar rambut.
"Perlu dipikirkan juga bahwa bentuk sediaan leave on atau tanpa dibilas, akan memberikan penyerapan pada kulit kepala jauh lebih efektif dari pada sediaan wash-off atau harus dibilas," tutur dr. Arini.
Adapun contoh produk tanpa bilas untuk rambut seperti serum atau hair tonic. Sedangkan produk harus dibilas dengan contohnya adalah sabun dan sampo.
Meski begitu dokter yang berpraktik di Dermatologist Jakarta itu mengakui bahwa kandungan kafein baik itu yang ada di dalam teh atau kopi dan bahan lainnya, terbukti dalam penelitian efektif untuk mengatasi telogen effluvium pada perempuan.
Telogen effluvium adalah masalah kerontokan akibat stres, melahirkan atau setelah sembuh dari suatu penyakit.
"Setelah 6 bulan memakai sampo tersebut setiap hari selama 2 menit, terjadi penurunan kerontokan rambut pada lebih dari setengah peserta," jelas dr. Arini.
Baca Juga: Long Covid-19 Lebih dari 4 Minggu Bisa Sebabkan Kerontokan Rambut
Lantaran penelitian di atas spesifik untuk kafein, maka penelitian penggunaan kopi untuk perawatan rambut belum ada studi klinis yang bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya.
"Tetapi terdapat studi yang menunjukan manfaat shampo yang mengandung kafein untuk rambut rontok," pungkas dr. Arini.
Berita Terkait
-
Bebas Ribet! 8 Tren Rambut Keriting Pria untuk Wajah Kotak yang Gampang Ditata
-
Hair Serum Dipakai Kapan? Ketahui Waktu Terbaik dan Cara Aplikasinya agar Hasil Maksimal
-
Minyak Kemiri Murni vs Minyak Kemiri Bakar, Mana yang Lebih Baik untuk Rambut?
-
Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat
-
Salman Khan Diduga Melakukan Prosedur Perawatan Rambut Ilegal
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun