Suara.com - Gaya hidup maupun aturan yang berlaku bagi anggota Kerajaan Inggris memang bisa dibilang kerap memicu perdebatan. Belum lama ini, publik membincangkan soal Pangeran William dan Kate Middleton yang tidur di kamar terpisah.
Hal tersebut terungkap saat pasangan ini tidak sengaja mengatakannya dalam sebuah wawancara dengan koran lokal. Mulanya, Kate mengaku kaget saat tahu bahwa kerajaan menyediakan dua kamar utama untuk dirinya dan sang suami. Rupanya, itu merupakan tradisi anggota keluarga kerajaan.
Selama ini, Pangeran William dan Kate Middleton beserta anak-anak mereka diketahui menghuni kediaman utama di Istana Kensington di pusat Kota London dan Anmer Hall di Norfolk.
Nah, di Istana Kensington, pasangan ini ternyata tinggal di Apartemen 1A dengan dua kamar di lantai dasar. Pemilihan lantai dasar itulah yang kemudian menjadi sorotan.
"Kate dan William tidur di lantai dasar, tidak bisakah mereka menempati salah satu dari 20 kamar di lantai atas?" tulis seorang penggemar kerajaan, Greg Moody di Twitter, dilansir dari Express UK via Hops.id—jaringan Suara.com.
Rata-rata rumah di Inggris cenderung punya kamar tidur utama di lantai atas. Namun Pangeran William dan Kate Middleton malah memberikan lantai atas untuk staf, termasuk pengasuh anak mereka.
Pemilihan dua kamar juga dianggap tidak biasa. Walau demikian hal itu ternyata merupakan kebiasaan normal di kalangan kerajaan dan aristokrasi.
Menurut aristokrat, Lady Pamela, tradisi itu pada dasarnya cukup lumrah bagi kelas atas di Inggris. Mereka umumnya juga selalu memiliki kamar tidur terpisah.
"Ada masanya Anda tak ingin diganggu dengan dengkuran atau terusik ayunan kaki pasangan. Namun, saat ingin bermesraan, kami terkadang berbagi kamar. Sangat menyenangkan bisa memilih," ujar dia.
Baca Juga: 7 Manfaat Bekam yang Mengejutkan untuk Kesehatan Tubuh
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?