Suara.com - Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte mengatakan pada Selasa (12/10/2021) bahwa putri mahkota Belanda memiliki hak untuk menikahi seseorang dari jenis kelamin apa pun tanpa melepaskan haknya atas takhta.
Mengutip Reuters, Rabu (13/10/2021), Putri Mahkota Belanda Catharina-Amalia belum memberikan komentar apapun tentang masalah ini dan sedikit yang diketahui tentang kehidupan pribadinya.
Pertanyaan tentang pernikahan sesama jenis dalam kerajaan Belanda muncul setelah buku-buku yang diterbitkan baru-baru ini berpendapat bahwa aturan negara mengecualikan kemungkinan pasangan kerajaan sesama jenis.
Namun, Rutte mengatakan waktu telah berubah sejak salah satu pendahulunya terakhir kali membahas masalah ini pada tahun 2000.
"Pemerintah percaya bahwa ahli waris juga bisa menikahi orang yang berjenis kelamin sama," tulis Rutte dalam suratnya kepada parlemen.
"Kabinet karena itu tidak melihat bahwa pewaris tahta atau raja harus turun tahta jika dia ingin menikahi pasangan berjenis kelamin sama."
Rutte mengatakan terdapat satu masalah yang masih belum terselesaikan yaitu bagaimana pernikahan gay akan mempengaruhi suksesi anak-anak pasangan kerajaan nanti.
Namun, perdana menteri tersebut berpendapat tidak masuk akal untuk mencoba memutuskan itu sekarang.
Rutte menambahkan dalam tulisannya, "itu sangat tergantung pada fakta dan keadaan kasus tertentu, seperti yang Anda lihat dengan melihat kembali bagaimana hukum keluarga dapat berubah dari waktu ke waktu.”
Baca Juga: PM Belanda Minta Maaf atas Lonjakan Kasus Covid-19 usai Cabut Pembatasan
Tidak seperti pernikahan biasa, pernikahan kerajaan membutuhkan persetujuan parlemen. Anggota keluarga kerajaan Belanda kadang-kadang menyerahkan tempat mereka dalam garis suksesi untuk menikahi seseorang tanpa izin. (Jacinta Aura Maharani)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi