Suara.com - Pandemi Covid-19 hingga kini masih belum berakhir. Vaksin pun semakin digencarkan untuk mengurangi resiko berat akibat virus Covid-19.
Di sejumlah daerah sudah menggelar vaksin besar-besaran. Salah satu tempat vaksin pun jadi sorotan lantaran memberikan makanan kepada peserta.
Hal itu dibagikan melalui akun TikTok @sumiatiyusup0. Dalam unggahan itu sedang dilangsungkan kegiatan vaksin.
Para peserta akan mendapatkan kupon dan bisa ditukarkan dengan makanan serta minuman yang disediakan. Seorang wanita pun mengingatkan agar kupon tersebut jangan sampai hilang lewat pengeras suara.
Tampak sejumlah ibu-ibu berbaju kuning melayani para peserta vaksin. Mereka menata dan mengambilkan makanan dan minuman untuk para peserta vaksin.
Di meja panjang yang dilapisi taplak putih dan biru itu tersedia semangkuk bakso. Sementara untuk minum, disediakan soda rasa jeruk, teh, dan juga air mineral.
Para ibu yang melayani peserta vaksin pun tampak sangat ramah. Mereka tersenyum hingga bercanda tawa satu sama lain.
Sedangkan para peserta pun tertib menukarkan kupon mereka untuk mendapatkan makanan. Tersedia pula saus, sambal, dan kecap untuk pelengkap makan bakso.
Video ini kemudian menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.
Baca Juga: WHO Ungkap 3 Alasan Pentingnya Pemberian Vaksin COVID-19 Dosis Ketiga
"Keren ini. Semoga bisa dicontoh tempat-tempat lain. Jadi habis vaksin perut kenyang haha," komentar seorang warganet.
Warganet lain ikut berkomentar. "Nah ini baru hebat. Amunisi buat imun biar tetap semangat," ujar warganet ini.
"Nah mantap nih. Lumayan dapat bakso gratis, biar yang lain mau divaksin," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Sementara itu,Vaksin gratis bakso dan minuman ringan itu berlokasi di Desa Citayam, Bogor. Hingga Kamis (21/10/2021), video ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 200 ribu akun di TikTok.
Untuk menonton video selengkapnya, klik di sini!
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan