Suara.com - Suasana duka seringkali meliputi saat ada kerabat atau anggota keluarga yang meninggal. Banyak orang sedih dan menangis ditinggal wafat oleh orang tercintanya.
Tapi tidak demikian dengan perempuan yang satu ini. Dilansir dari World of Buzz, seorang perempuan di Singapura berusia 38 tahun yang meninggal karena kanker paru-paru menolak untuk membiarkan pemakamannya menjadi urusan yang khidmat.
Oleh karena itu, dia memutuskan untuk memberi tiket lotere gratis untuk diberikan kepada mereka yang hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepadanya.
Berdasarkan laporan Shin Min News Daily, Evelyn Hoi secara pribadi telah merencanakan pemakamannya. Tidak hanya itu, ia bahkan telah merencanakan dekorasi di aula berkabung, yang terdiri dari balon warna-warni.
Royston Lim, suami Evelyn, menceritakan bahwa dia mulai mengalami nyeri dada pada bulan Juni dan pemeriksaan memastikan bahwa dia menderita kanker paru-paru stadium akhir.
“Dia tidak minum atau merokok, dia menjalani hidup yang sehat. Dia memang menderita batuk ringan sebulan sebelum pemeriksaan, ”
“Dia mengira itu batuk biasa sehingga tidak terlalu memperhatikannya,” katanya.
Keluarga Evelyn juga menginstruksikan para tamu untuk membawa bubble tea sebagai persembahan untuk doa, karena dia menyukai bubble tea.
Baca Juga: 180.000 Nakes Meninggal Akibat Corona, 2.000 di Antaranya dari Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim