Suara.com - Rambut indah tidak datang dengan begitu saja. Seseorang yang memiliki rambut indah, umumnya memiliki kebiasaan baik yang rutin dilakukannya, seperti perawatan rambut rutin, pemilihan produk hair care terbaik, dan sederet upaya lainnya.
Kita, sebagai pengagum, kadang begitu penasaran tentang bagaimana mereka bisa memiliki rambut indah seperti itu.
Meski begitu, ingatlah untuk tidak melontarkan pertanyaan atau komentar berikut ini, karena berpotensi membuat mereka tersinggung.
1. Sering keramas, ya?
Kepada siapapun, kamu seharusnya tidak perlu mempertanyakan tentang kebiasaan seseorang membersihkan rambutnya. Pertanyaan ini menyiratkan bahwa seseorang mungkin tidak memiliki kebersihan yang baik.
2. Boleh pegang rambutmu, nggak?
Pertanyaan ini akan membuat siapapun merasa tidak nyaman, terlepas dari kondisi rambut yang dimilikinya. Jadi, lebih baik kamu cukup melihat dan mengagumi saja rambut indahnya tanpa menyentuhnya, ya.
3. Rambutmu terlihat lebih lurus!
Secara tidak langsung, kamu menyatakan bahwa rambut lurus lebih unggul daripada rambut ikal atau keriting. Dan ini adalah bagian dari diskriminasi terhadap jenis rambut.
4. Kok, bisa, rambutmu sebagus ini?
Pertanyaan tersebut membuat seolah-olah rambut indahnya adalah sesuatu yang tidak layak ia dapatkan.
5. Kamu pakai sesuatu, ya, untuk rambutmu?
Pertanyaan ini bisa menyakiti lawan bicaramu. Mengajukan pertanyaan seperti itu akan memicu pemikiran bahwa kamu tidak percaya bahwa rambut indahnya adalah sesuatu yang memang layak didapatkannya.
6. Itu rambut aslimu?
Pertanyaan ini sangat bermasalah karena contoh dari stereotip bahwa orang tersebut tidak mungkin memiliki rambut asli yang indah. (Elisa Naomi)
Baca Juga: Tak Disangka, 10 Hal Receh Ini Ternyata Kuncinya Rambut Sehat Berkilau
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Ratusan Ruko STC Pekanbaru Resmi Jadi Aset Pemkot, HGB Tak Bisa Diperpanjang
-
Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau Lolos Pengawasan, Dedi Mulyadi Minta Camat Hingga Lurah Disanksi
-
Rojali, Mantap, hingga Lipstick Effect, Tiga Fenomena yang Menggambarkan Wajah Baru Konsumsi RI
-
Dosen Dipecat Karena Tegur Mahasiswa Berpakaian Ketat? Pimpinan Muhammadiyah Investigasi
-
Bawa Keranda 'RIP Hukum', Mahasiswa Geruduk Kejagung Tuntut Febrie Adriansyah Dihukum Mati
-
3 Kontroversi YouTuber Bigmo, Terbaru Libatkan Anak Kecil Promosi Liquid Vape
-
Pramono Buka Peluang Modifikasi Cuaca di Jakarta, Antisipasi El Nino dan Ancaman Kebakaran
-
Sudah Lebih 30 Provinsi Dikunjungi, Pengamat Bongkar Alasan Gibran Sering Turun ke Daerah
-
Perluas Cara Berinvestasi, BNI Tawarkan 2.600 Aset melalui Gelegar Lelang 2026
-
Febrie Adriansyah Lawan Status Tersangka, Kuasa Hukum Soroti 9 Kejanggalan Penanganan Kasus