Suara.com - Jika kamu menyukai makanan ringan yang renyah dan menyehatkan, wortel adalah pilihan yang tepat. Sayuran ini dikemas penuh dengan nutrisi seperti vitamin A, vitamin K, dan potasium. Berikut ini manfaat wortel yang perlu kamu tahu.
Wortel merupakan sumber karbohidrat dan serat yang baik untuk kesehatan tubuh. Selain itu, wortel juga mengandung protein, natrium, rendah lemak, kaya akan vitamin (A dan K), kalium, kalsium, magnesium, dan folat.
Wortel juga mengandung banyak senyawa tanaman, salah satunya karotenoid. Senyawa ini berguna untuk peningkatan fungsi kekebalan tubuh dan mengurangi risiko berbagai penyakit.
Untuk lebih jelasnya, mari simak berikut ini manfaat wortel yang penting untuk diketahui melansir dari laman Healthline, Senin (1/11/2021).
1. Mengurangi risiko kanker
Sebelumnya disebutkan bahwa wortel mengandung karotenoid. Kandungan ini dapat membantu melindungi terhadap beberapa jenis kanker, seperti kanker prostat, kanker usus besar, kanker paru-paru, kanker payudara, dan kanker perut.
2. Menurunkan kolesterol dalam darah
Kolesterol darah yang tinggi menjadi faktor penyebab penyakit jantung. Namun, hal tersebut dapat dicegah dengan mengonsumsi wortel. Sebab, wortel berguna dalam menurunkan kadar kolesterol.
3. Menurunkan berat badan
Baca Juga: Waspadai Bahaya Flu pada Penderita Penyakit Jantung, Ini Gejalanya!
Sebagai makanan rendah kalori, wortel dapat memberikan rasa kenyang dan mengurangi asupan kalori. Oleh karena itu, wortel bisa menjadi menu makanan tambahan yang berguna untuk program diet atau penurunan berat badan yang efektif.
4. Menjaga kesehatan mata
Seseorang dengan kadar vitamin A rendah lebih berpotensi mengalami rabun senja. Namun, kondisi tersebut dapat diobati dengan rajin mengonsumsi wortel atau makanan lainnya yang kaya karotenoid atau vitamin A.
Perbedaan Wortel Organik dan Konvensional
Studi membandingkan antara wortel organik dan wortel yang ditanam secara konvensional, keduanya tidak memiliki perbedaan dalam jumlah karotenoid atau kandungan dan kualitas antioksidan.
Namun, wortel yang ditanam secara konvensional mengandung residu pestisida. Efek kesehatan jangka panjang dari asupan pestisida tingkat rendah masih belum jelas. Tapi, beberapa ilmuan tidak merekomendasikan mengonsumsi makanan yang mengandung pestisida.
Nah, demikianlah informasi mengenai manfaat wartel untuk kesehatan tubuh. Yuk mulai sekarang rutin mengonsumsi wortel. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Ulil Azmi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Dari Santan hingga Nata de Coco, Produk Turunan Kelapa Kian Digemari Dapur Indonesia
-
5 Rekomendasi Baju Cheongsam Anak Laki yang Keren dan Menggemaskan
-
Profil Zian Fahrezi Qori Cilik dari Bima, Juara Dunia MTQ di Irak dan Sederet Prestasinya
-
Dari Sirkuit ke Streetwear, Formula 1 Kini Resmi Jadi Inspirasi Fashion Global
-
Mulai Dibuka Hari Ini, Simak Link dan Cara Tukar Uang Baru via Aplikasi PINTAR BI
-
Ini Dia Drive Thru Kafe Jus Buah Pertama di Indonesia yang Bikin Sehat Makin Praktis
-
Ramalan Keuangan Zodiak 14 Februari 2026: 6 Zodiak Ini Makin Cuan di Hari Valentine
-
30 Link Download Poster Takjil Ramadan, Estetik dan Mudah Diedit Buat Jualan atau Baksos
-
Imlek Perayaan untuk Agama Apa? Begini Makna Aslinya
-
Fokus Konservasi Budaya dan Lingkungan, Siak Perkuat Pariwisata Berkelanjutan