Suara.com - Bekerja bukan hanya soal finansial. Karena selain bekerja, kita juga punya kewajiban pada aspek lain, seperti kesejahteraan batin, dan kebahagiaan bersama keluarga. Itulah yang dinamakan work life balance.
Bagi orang yang gila kerja, ada kalanya mereka menjadi terlalu terikat dengan pekerjaannya. Meski bekerja merupakan bagian dari tanggung jawab seseorang demi menafkahi diri dan juga keluarga, tetap harus diimbangi dengan aspek yang lain, yaitu keseimbangan alias work life balance.
“Kita perlu punya strategi khusus untuk mengatur hidup kita supaya lebih happy. Karena bekerja bukan satu-satunya faktor yang bikin kita bahagia,” ungkap Psikolog Mellissa Catalina T., M.Psi, dalam acara Webinar Career vs Family, How To Have A Healthy Work-Life Balance, beberapa waktu yang lalu.
“Maksudnya ada yang namanya work life balance alias keseimbangan,” lanjut Mellissa.
Ia mengatakan, work life balance merupakan cara seseorang dalam mengelola pekerjaan, dan juga kewajiban lain yang tidak terkait dengan pekerjaan. Mulai dari kepuasan, kesehatan, dan juga kesejahteraan.
“Jadi ini merupakan bagian dari harapan semua orang, agar lebih puas, sehat, dan juga sejahtera,” ungkap Mellissa.
“Tentunya, work life balance merupakan strategi yang perlu kita pelajari,” tambahnya.
“Jadi sebenarnya hidup juga butuh finansial yang oke, juga emosi dan lingkungan yang juga oke,” ungkap Mellisa.
Dan jika seseorang hidup hanya memerhatikan karier terus-menerus, ia akan kehilangan aspek lain yang lebih penting dalam hidup. Salah satunya adalah kesejahteraan mental dan kesehatan.
Baca Juga: Kaspersky: Beban Kerja Meningkat, Karyawan Lebih Nyaman Bekerja dari Rumah
“Kalau kita hanya fokus pada aspek karier dan kerja mati-matian, apakah kita sejahtera? Mungkin kalau dari sisi pendapatan, ya. Tapi aspek lain kayak kesehatan dan lainnya? Kan, nggak sejahtera juga,” ungkapnya.
“Dan perlu dipahami, kita perlu punya aspek lain dalam hidup kita. Kalau ada istilah kerja keras bagai kuda dan langsung tipes, jadi ada aspek kesehatan yang hilang. Jadi itulah aspek yang hilang,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran Selesai Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
Terkini
-
Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Ini Perbedaan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah
-
4 Zodiak Paling Beruntung di 10 Maret 2026: Rezeki Mengalir, Asmara Ikut Bersinar
-
Resep Kue Kacang yang Lumer dan Wangi untuk Lebaran, Anti Gagal
-
Vaksin Campak Apakah Bikin Demam? Kenali Efek Samping dan Cara Mengatasinya
-
Panduan Lengkap Tata Cara dan Niat Sholat Jamak Takhir Dzuhur dan Ashar
-
Doa Zakat Fitrah untuk Anak Laki-Laki dan Perempuan Lengkap dengan Tata Cara yang Benar
-
9 Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar Menurut Al Quran, Bagaimana Cara Meraihnya?
-
7 Rekomendasi Baju Koko Kucing Terlaris untuk Lebaran 2026, Mulai Rp17 Ribuan!
-
5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
-
Terakhir Hari Ini! Promo Biskuit Kaleng, Wafer, dan Sirop di Hypermart