Suara.com - Selama pandemi Covid-19, upaya untuk memperketat tracing dan tracing jadi hal penting. Terlebih saat pergi berlibur ke suatu daerah, tracing dan tracking bisa jadi cara meminimalisir penyebaran.
Hal itu bisa dilakukan dengan aplikasi PeduliLindungi. Tapi, bagi yang ingin lebih ringkas saat liburan, kini tak perlu install PeduliLindungi di ponsel.
Karena pengguna bisa mengakses fitur tersebut di aplikasi Traveloka yang telh terintegrasi dengan peduli lindungi.
“Penerapan protokol kesehatan di tempat umum saat ini merupakan norma baru yang sangat penting, termasuk penggunaan PeduliLindungi yang sudah menjadi syarat wajib di sejumlah tempat maupun perjalanan," kata Alfonso Hartanto, SVP Platform Traveloka dalam keterangannya, Senin, (15/11/2021).
Ia berharap, terhubungnya aplikasi PeduliLindungi dengan Traveloka dapat memungkinkan masyarakat dalam melakukan mobilisasi dengan mudah, aman dan nyaman, sehingga memberikan kontribusi positif dalam mengatasi pandemi melalui pemanfaatan teknologi.
Sementara itu, Setiaji, Chief of Digital Transformation Office (DTO) Kementerian Kesehatan mengatakan, integrasi PeduliLindungi pada platform mitra, termasuk Traveloka, merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperluas penggunaan PeduliLindungi bagi keamanan dan keselamatan masyarakat.
"Aplikasi PeduliLindungi memiliki tiga fungsi utama, yaitu melakukan skrining status vaksinasi dan juga status swab test, melakukan fungsi pelacakan untuk mengetahui dengan cepat jika ada kasus positif, dan mendukung implementasi protokol kesehatan. Kami menyambut baik dan mengapresiasi dukungan dari seluruh mitra, termasuk Traveloka," kata Setiaji.
“Meskipun saat ini kasus COVID-19 sudah menurun dibanding lonjakan yang terjadi di Juni dan Juli lalu, namun kita tetap harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan mematuhi aturan yang berlaku guna menghentikan laju penyebaran virus. Kami percaya bahwa upaya bersama yang dilakukan, termasuk dengan pengintegrasian fitur Safe Entrance di aplikasi Traveloka, dapat melindungi masyarakat luas dari virus Covid-19 dan mendorong percepatan pemulihan pasca pandemi,” tutup Alfonso
Baca Juga: Kominfo Ajak Gerakan Pramuka Cegah Gelombang Tiga Covid-19 lewat Kompetisi Video
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
5 Sunscreen Lokal dengan Kualitas Premium untuk Cegah Penuaan Dini
-
Beda dari Selat Hormuz Iran, Apa Peran Selat Malaka bagi Indonesia?
-
Rambut Cepat Lepek padahal Baru Keramas? Ini 7 Cara Mengatasinya
-
Body Lotion Apa yang Bisa Atasi Belang? Ini 5 Pilihan Murah dan Bagus, Mulai Rp11 Ribuan
-
5 Rekomendasi Kompor Tanam Paling Awet dan Hemat Gas LPG
-
#NgobroldiMeta: Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Jurnalisme Berkualitas
-
Harga Sepatu HOKA Termurah Berapa? Ini 6 Rekomendasinya
-
5 Zodiak Paling Cuan dan Sukses di April 2026 yang Mengalami Keberuntungan Besar
-
Ambergris Aromanya Seperti Apa? Minyak Wangi yang Disukai Rasulullah
-
Berapa Gaji Kepala SPPG? Kini Bakal Dapat Motor Listrik Seharga Rp42 Juta