Suara.com - Sampah sisa makanan masih menjadi isu besar yang berdampak pada lingkungan. Itu sebabnya, kini semakin banyak orang yang menerapkan pola makan zero waste atau minim sampah. Salah satunya adalah pasangan Andrew dan Nana Mirdad.
Pasangan suami istri yang menetap di Bali ini bahkan sudah menerapkan pola makan zero waste tersebut kepada kedua anaknya.
Cara yang dilakukan Nana yaitu dengan tidak menuangkan nasi atau lauk pauk ke piring anak-anaknya. Ia akan mempersilahkan kedua anaknya mengambil nasi hingga lauk pauk secara mandiri.
"Yang kita lakukan di rumah, mereka ambil porsi mereka sendiri. Mereka harus habis, bertanggung jawab terhadap apa yang mereka ambil," ujar Nana dalam acara peluncuran kampanye Make It Last (Taste) Electrolux, Selasa (30/11/2021).
Nana mengatakan, dengan mengambilkan anaknya nasi dan aneka lauk pauk ke dalam piring, hanya akan membuat anak terpaksa mengonsumsi makanan yang diambilkan, dan berisiko membuat makanan tersisa.
Tapi sebaliknya, saat mereka mengambil sendiri lauk pauk dan nasi, mereka belajar bertanggung jawab dan bisa mengukur diri, jumlah porsi makanan yang dipastikan bisa mereka konsumsi, serta tidak menyisakan makanan. Dan ini mencegah makanan terbuang.
Hal ini juga akan membuat anak mandiri, dan terbiasa mengambil keputusan meski tanpa kehadiran kedua orangtuanya sekalipun.
"Ketika nggak ada di rumah, mereka tetap bisa menjalani pola hidup sehat yang bisa diteruskan, saat di tempat lain, tanpa orangtua," tutur Nana.
Bahkan uniknya, jika banyak keluarga yang hanya mengonsumsi sayur di waktu tertentu saja. Ternyata Nana dan Andrew sudah membiasakan setiap waktu makan, di dalamnya harus tersedia buah dan sayur.
Baca Juga: Kisah Petualang Wanita, Mendaki Gunung Jadi Awal Gaya Hidup Zero Waste
"Kita berusaha banget supaya anak-anak generasi penerus memiliki lifestyle yang sehat. Anak-anak kita itu setiap makan harus ada hijau-hijau, itu harus ada," tegas Nana.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim