Suara.com - Kulit wajah yang sehat perlu dirawat secara rutin. Mengatur pola makan dan berolahraga tidak cukup untuk membuat kulit wajah sehat. Perawatan kulit juga butuh secara langsung dengan penggunaan skincare.
"Kaya obat aja, ada yang oral atau bisa dimakan juga topikal langsung ke organ, tentu yang lebih ngaruh itu yang topikal. Jadi yang langsung ditempel ke muka itu lebih ngaruh daripada yang dimakan," kata dokter estetik dr. Abelina DF saat peluncuran serum Base di Jakarta, Rabu (15/12/2021).
Dokter Abel menekankan bahwa makanan apa pun yang dikonsumsi dan gaya hidup yang dilakukan tetap sangat beroengaruh terhadap kondisi kulit. Tapi, perawatan juga perlu ditopang dengan penggunaan skincare untuk melindungi kulit dari berbagai bahaya dari lingkungan, seperti polusi dan paparan sinar matahari.
"Sinar matahari itu kita gak sadar, gak terasa panas, tapi sebenarnya sangat ngerusak kulit. Jadi kita butuh perlindungan. Kalau hanya dari dalam yang kita makan, ujungnya bisa banyak hal negarif," ujarnya.
Berbagai masalah kulit bisa disebabkan karena pengaruh lingkungan. Misalnya jerawat akibat paparan polusi, sinar matahari, juga pola makan yang tidak sehat.
Hal-hal tersebut, kata dokter Abel, juga bisa menyebabkan masalah kulit dehidrasi yang tidak bisa hanya diatasi dengan konsumsi air mineral.
"Kalau gak pakai pelembab dari luar, hanya mengharapkan dari minum air, itu akan jauh banget. Kita tetap butuh skincare," ujarnya.
Beberapa produk skincare biasanya mengandung antioksidan. Dokter Abel menjelaskan bahwa kandungan tersebut sangat penting untuk melawan radikal bebas dari polusi hingga sinar padar layar ponsel.
Radikal bebas yang terlalu berlebihan pada akhirnya menimbulkan beragam masalah kulit mulai dari penuaan dini hingga kanker kulit.
Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Kulit Wajah Kering dan Mengelupas yang Aman
"Paling bagus tetap skincare. Kalau mau kasih suatu efek terhadap suatu organ paling cepat tetap topikal, tetap skincare paling cepat. Obat jerawat juga paling cepat yang ditotol dibandingkan yang minum," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pemkab Bogor Siapkan Pusat Ekonomi Baru di Sisi Barat dan Timur, Buka Lapangan Kerja
-
Ketika Satu Pabrik Tutup, yang Runtuh Bukan Hanya Lapangan Kerja
-
Sumatra Dikepung 2.894 Hotspot! Prabowo Turun ke Riau Pimpin Penanganan Karhutla
-
BRI Luncurkan BRImo Taiwan, Permudah Layanan Finansial PMI
-
Mengapa Nasi Cepat Kering di Bagian Atas Rice Cooker? Ini Penyebab dan Solusinya
-
AS Siapkan Sanksi Brutal, Iran Ancam Tak Biarkan 1 Tetes Minyak Keluar dari Selat Hormuz
-
Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.690
-
Yang Tersisa Usai Api Melalap Desa Adat Sade
-
Negara Tetangga Belum Kirim Nota Protes Meski Karhutla Kian Meluas
-
Garuda Pertiwi Runner-up Srikandi Merdeka Cup 2026, Timo Scheunemann Puji Mental Pemain