Suara.com - Menteri Pariwisata dan ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menceritakan pengalamannya gagal masuk, salah satu kampus bergengsi tanah air, yaitu Universitas Indonesia (UI)
Hal ini ia ceritakan saat menjadi dosen atau pemateri seputar dokter penerbangan, dalam acara Kuliah Tamu di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Kamis (23/12/2021).
Sandiaga bercerita ia terpaksa mengugurkan harapannya menimba ilmu di UI, lantaran harus kuliah di luar negeri karena program pendidikan yang diberikan sang ayah, Razif Halik Uno.
"Saya sendiri gagal masuk UI, karena waktu itu saya terkirim program ayah saya kuliah ke luar," ungkap Sandiaga dalam ceritanya.
Sandiaga menempuh pendidikan strata-1 di Wichita State University Amerika Serikat, dan melanjutkan hingga dapat gelar magister di George Washington Univerty, AS.
Meski harus mengugurkan niatnya merasakan bangku kuliah di UI, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu tetap berharap bisa jadi bagian dari UI.
"Tidak pernah terbayangkan saya memberikan kuliah di institusi yang memiliki rekam jejak luar biasa," tuturnya.
"Jadi saya memimpikan, suatu saat saya bisa menjadi bagian dari civitas akademika UI," lanjutnya.
Adapun dalam materi perkuliahan yang disampaikan sebagai Menparekraf, Sandiaga mengakui pentingnya keberadaan dokter penerbangan karena bisa menjaga keamanan dan kenyamana industri transportasi udara, karena penerbang dan awak kabin yang sehat.
Baca Juga: Kamrussamad: Saya Mau Selamatkan Mas Sandi dari Jebakan Batman, Tapi Dia Tampak Menikmati
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Mengurangi Flek Hitam pada Usia 50 Tahun ke Atas? Ini 7 Rekomendasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh
-
Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI
-
WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali
-
Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"
-
KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi
-
Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus
-
Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi
-
Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung
-
Perjalanan Menuju 70 Tahun Astra: Pendaftaran Astra Half Marathon 2026 Resmi Dibuka 15 September
-
Bansos Beras 30 Kg Pakai Data Desil Terbaru, Cair Juli-September 2026