Suara.com - Bahasa cinta yang dimiliki setiap pasangan berbeda-beda. Sayangnya bagi kamu yang baru menjalani hubungan, salah paham tentang bahasa cinta bisa berdampak buruk hingga menghancurkan hubungan.
Untuk menghindari, kamu harus mengetahui dengan baik bahasa cinta pasangan. Bukan hanya latar belakangnya saja, namun bagaimana cara ia mengungkapkan perasaannya.
Pada hakikatnya, setiap orang memberi dan menerima cinta dengan cara yang berbeda-beda, sehingga tidak ada salahnya kita mengidentifikasi pasangan.
Dengan begitu, kita dapat mengetahui bagaimana cara menyikapi pasangan dan membuat hubungan tersebut bertahan lama.
Dilansir dari brightside.me, berikut 5 cara mengidentifikasi bahasa cinta milik pasangan untuk menghindari salah paham.
1. Kata-kata afirmasi
Bahasa cinta ini akan memberikan kata-kata afirmasi untuk menghargai sebuah hubungan secara verbal, baik dikatakan maupun ditulis. Kata-kata tersebut bisa dianggap sebagai pengungkapan kasih sayang, pujian, dorongan atau sesuatu yang sederhana.
Seorang ahli Michelle Rosser dari Universitas Arizona Global menjelaskan, bahwa afirmasi positif dapat membawa lebih dari perasaan bahagia. Orang-orang sebenarnya ingin merasakan dirinya bernilai, diapresiasi dan kompeten. Hal ini akan membantu hubungan menjadi sehat dan kuat.
2. Tindakan melayani
Baca Juga: 4 Hal Ini Bisa Tingkatkan Kadar Cinta Pasangan Padamu, Wajib Dicoba!
Berdasarkan ahli, tindakan melayani adalah melakukan sesuatu yang mereka ingin kamu lakukan. Hal ini bisa berlaku segala hal, contohnya menyirami tanaman untuknya.
Rosser menjelaskan, bahwa pemimpin yang baik memprioritaskan orang lain terlebih dahulu. Hal ini dapat menginspirasi orang-orang dan memperkuat ikatan.
3. Waktu-waktu berkualitas
bahasa cinta ini lebih mengedepankan kualitas dibandingkan kuantitas. Kamu akan diberikan perhatian. Kamu akan berbicara dengan pasanganmu tanpa gangguan apapun. Kamu akan menjadi satu-satunya yang ada dalam agendanya.
4. Sentuhan fisik
Sentuhan fisik bisa menjadi sesuatu yang sederhana, seperti melakukan tos, berciuman atau bergandengan tangan. Bersentuhan merupakan cara pertama yang kita pelajari sejak lahir. Oleh karena itu, hal ini penting untuk pertumbuhan kita.
Berita Terkait
-
XO, Kitty Season 3 Tayang 2 April, Jadi Penutup Kisah Cinta Kitty di KISS
-
Film Komang: Angkat Kisah Cinta Penyanyi Raim Laode dan Toleransi Beragama
-
Cinta Suci Nadia: Saat Kesalehan Diuji oleh Masa Lalu yang Kelam
-
Harga Sebuah Percaya: Mengapa Cinta Tak Cukup Hanya Dititipkan dalam Doa?
-
Novel Santri Pilihan Bunda: Romansa Religi tentang Cinta dan Kedewasaan
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Promo Superindo Terbaru 24 Maret: Susu, Frozen Food, dan Aneka Isi Kulkas Diskon hingga 35 Persen
-
5 Minuman untuk Menurunkan Kolesterol Secara Alami Setelah Lebaran
-
4 Zodiak Paling Berkilau dan Banjir Rezeki di 24 Maret 2026
-
Terpopuler: 7 Promo Sepatu Adidas Murah hingga Tinted Sunscreen Terbaik
-
Ramalan Shio Hari Ini 24 Maret 2026: Babi hingga Ayam Dihujani Keberuntungan
-
8 Makanan yang Menurunkan Kolesterol dengan Mudah usai Lebaran
-
Contoh Ikrar Syawalan Bahasa Jawa Singkat dan Artinya, Bikin Momen Halalbihalal Makin Khidmat
-
Waspada! 5 Ciri Kolesterol Tinggi pada Wanita yang Sering Diabaikan Usai Lebaran
-
Jadwal Lengkap Ganjil Genap, One Way, dan Contra Flow Tol Arus Balik Lebaran 2026
-
Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?