Suara.com - Perayaan tahun baru terasa seru saat dilakukan bersama dengan keluarga, teman, atau pasangan. Perayaan ini akan semakin seru saat banyak orang terdekat yang bergabung.
Seorang pria berbagi cerita momen dirinya merasa diberi harapan palsu oleh temannya menjelang tahun baru. Hal ini dibagikan melalui akun TikTok @adzkaarf.
Dalam unggahan itu, ia bercerita sudah mengajak teman-teman satu tongkrongan untuk datang. Sayangnya, hal itu tak berjalan mulus.
Ternyata dari semua temannya yang diajak, yang datang hanya 2 orang saja. Hal ini sempat membuat dirinya merasa sedih.
"Di-PHP-in pas malam tahun baru. Janjinya setongkrongan yang datang cuma dua orang," tulisnya dalam unggahan tersebut.
Padahal makanan yang disiapkan untuk acara bebakaran cukup banyak. Camilan yang disajikan pun beragam.
Tampak bakso, sosis, jagung, nugget, dan lainnya yang siap disantap saat pergantian tahun. Alat-alat untuk bebakaran, seperti kipas, arang, dan tungku pun sudah siap.
Hingga pergantian tahun 2023, personel bebakaran di rumahnya hanya bertambah satu orang. Karena tak ada kulkas, semua makanan tetap dibakar untuk kemudian dibagikan pada tetangga dan kucing yang lewat.
Video ini kemudian menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.
Baca Juga: Resep Ayam Bakar Mudah Diracik, Hidangan Malam Tahun Baru
"Nah itu teman-teman lu yang datang berarti dipertahanin terus ya bang. Jangan dilepas," komentar seorang warganet.
Warganet lain ikut berkomentar. "Itu paling teman-temannya yang lain pada sibuk ngerayain tahun baru sama keluarganya masing-masing atau ngerayainnya sama pacarnya," ujar warganet ini.
"Udah nggak apa-apa bang. Paling nggak tahun barunya masih ditemenin meskipun nggak rame banget," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Sementara itu, hingga Sabtu (1/1/2021), video ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 1 juta kali di TikTok.
Untuk menonton video selengkapnya, klik di sini!
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Telin Perluas Jejak Ekosistem Digital Global Melalui Empat Kemitraan Strategis di BATIC 2026
-
Cinta Terlarang Berujung Teror: Karyawan SPPG di Tuban Peras Istri Orang Pakai Video Intim
-
Harga Emas Antam Anjlok Rp48.000, Kini Rp2,67 Juta per Gram
-
Desain Tak Lagi Milik Profesional, IM3 Buka AI dan Adobe Express untuk 15 Ribu Kreator hingga UMKM
-
Ruang Kelas Ambruk: Siswa SDN 3 Wonorejo Belajar di Bawah Tenda Darurat
-
Menhut Raja Juni Sebut Karhutla di Riau Terus Mengecil
-
Serum Viva Warna Biru untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, dan Review Pengguna
-
Jangan Asal Buka Kiriman Misterius! Review Paket Santet: Petaka Belanja Online Mistik yang Kejam
-
Iran Siapkan Jalur Baru Selat Hormuz, Pembukaan Kembali Bergantung pada Komitmen AS
-
Kabut Asap Karhutla: Kualitas Udara 6 Daerah di Riau pada Level Tidak Sehat