Suara.com - Sebelum memesan makanan di maskapai saat terbang dengan pesawat, sebaiknya hindari sejumlah hidangan. Ahli mengingatkan untuk menghindari roti golong saat terbang.
Dr. Charles Platkin, direktur eksekutif Pusat Kebijakan Makanan Hunter College NYC, meninjau sejumlah makanan maskapai. Ia memperingatkan bahwa makanan berkarbohidrat berat tidak akan membuat kenyang, dan juga akan membuat Anda merasa lelah saat tiba.
Sayangnya, itu juga berarti makanan seperti pasta dan kue juga tidak termasuk dalam daftar kecuali jika ingin merasa sakit saat liburan.
"Makan banyak karbohidrat berat seperti pasta dengan saus kental, kental, roti, muffin, atau kue akan membuat Anda merasa lesu, rewel, dan tidak kenyang atau puas," demikian seperti dikutip dari The Sun.
Ia menjelaskan bahwa tingkat gula darah akan melonjak dan kemudian turun, yang akan berdampak negatif pada perasaan. Bukan hanya itu, tetapi mereka bahkan tidak akan terasa enak di udara seperti yang kamu harapkan.
Indera pengecap dipengaruhi oleh perbedaan tekanan kabin, yang menurunkan kadar oksigen dalam darah
Itu berarti bagian dari sistem saraf Anda yang merespons bau menjadi kurang sensitif, membuat indra penciuman Anda semakin buruk.
Fritz Gross, direktur kuliner di LSG Sky Chefs Asia Pasifik menjelaskan bahwa ada dua pilihan makanan jika ingin rasanya enak - yaitu nasi atau semur. Ini karena mereka dapat dipanaskan kembali dengan mudah tanpa kehilangan tekstur atau rasa.
"Kita bisa merebusnya dan memanaskannya berulang-ulang dan itu akan tetap menjadi rebusan," ujar dia.
Baca Juga: Berlatar Awan, Wanita Keluar dari Pintu Pesawat, Dikira Akan Terjun Bebas, Ternyata...
Untungnya ada hal-hal yang dapat dilakukan yang dapat membantu Anda merasa lebih baik, jika Anda benar-benar ingin menikmati makanan pasta yang lembut.
Profesor Charles Spence, pakar rasa dan makanan, mengatakan kebisingan mesin di pesawat bisa membuat makanan terasa lebih pahit hingga 10 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil