Suara.com - Peyek atau rempeyek merupakan makanan yang terbuat dari tepung beras. Rempeyek dibuat beragam mulai dari rempeyek kacang-kacangan, teri sampai udang.
Dikutip dari beragam sumber, berikut ini tips mengolah rempeyek agar renyah dan tak keras digigit.
1. Campur Tepung Sagu
Membuat rempeyek dengan tepung terigu sebagai bahan utama akan menghasilkan tekstur rempeyek yang keras. Untuk itu penting menambahkan tepung sagu agar rempeyek memiliki tekstur yang lebih ringan.
Setiap 200 gr tepung beras cukup tambahkan 2 sdm tepung sagu. Jangan terlalu banyak sebab bisa membuat peyek mudah hancur.
2. Buat Adonan yang Encer
Adonan rempeyek baiknya encer agar bisa melebar saat digoreng. Untuk campuran tepung gunakan santan encer agar rasa semakin gurih. Kamu bisa menambahkan irisan daun jeruk sebagai penyedap.
3. Rendam Kacang Semalaman Kemudian jemur
Sebelum membuat peyek kacang, rendam kacang selama semalam. Setelah itu jangan mengolahnya langsung, tiriskan hingga kering. Jika kacang masih basah, teksturnya akan keras.
4. Cara Menggoreng
Untuk menghasilkan peyek yang renyah, tuangkan adonan peyek secara perlahan. Dengan cara disiram ke pinggir-pinggir penggorengan. Biarkan adonan mengering sendiri dan masuk ke dalam minyak sendiri.
5. Perhatikan Api
Saat menggoreng perhatikan api kompor agar stabil dan tidak gosong. Dan pastikan goreng saat minyak benar-benar panas agar tepung tidak menyerap minyak.
6. Saring dan Lapisi Tempat Penyek
Ketika matang jangan lupa buat saringan atau peniris. tunggu hingga minyak pada peyek tak menetes lagi. Letakkan pada wadah yang dilapisi kertas minyak atau tisu agar peyek tidak berminyak.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Wisata Alam Bogor Kekinian dan Instagramabel
7. Simpan di Toples Kedap Udara
Setelah semua peyek sudah ditiriskan simpan padda tempat yag kedap udara dan pastikan saat menyimpan sudah dalam keadaan dingin.
Kontributor : Cahya Hanifah
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim