Suara.com - Merebaknya Covid-19 varian Omicron tidak membuat Thailand memperketat aturan karantina. Bahkan, pemerintah Thailand kembali memberlakukan aturan yang membolehkan turis dari luar negeri untuk masuk tanpa karantina, asal sudah melakukan vaksinasi.
Program bernama Test & Go itu dilanjutkan karena kasus infeksi di negara tersebut mulai melambat.
Kebijakan bebas karantina ditangguhkan sebulan lalu setelah berlangsung tujuh pekan karena penyebaran cepat Omicron dan ketidakjelasan tentang kemanjuran vaksin terhadap varian itu.
Kebijakan itu mengharuskan pengunjung untuk menjalani tes saat kedatangan dan lima hari kemudian, dan bersedia ditelusuri keberadaannya, kata juru bicara Taweesin Wisanuyothin kepada media.
Pemerintah Thailand juga memperpanjang batas waktu operasional restoran yang menyediakan minuman keras, dari pukul 21.00 menjadi 23.00. Namun, bar dan kelab malam masih harus ditutup.
Langkah itu diambil untuk memulihkan sektor pariwisata yang terpuruk selama pandemi karena minimnya permintaan jasa perjalanan wisata di pasar global dan aturan karantina Thailand yang ketat.
Jumlah kunjungan wisata ke Thailand –salah satu destinasi terpopuler di Asia– tercatat hanya sekitar 0,5 persen dari total kunjungan pada 2019, yang mencetak rekor dengan hampir 40 juta wisatawan.
Satgas juga sepakat untuk memperluas program serupa bernama Sandbox agar dapat mencakup destinasi populer pantai timur yang populer, Pattaya dan Koh Chang.
Program itu, yang mengharuskan turis yang sudah divaksin untuk tinggal di sebuah lokasi selama sepekan, sekarang hanya berlaku di Phuket dan Koh Samui.
Baca Juga: Profil Terens Puhiri, Pemain Baru Timnas Indonesia yang Pernah Main di Klub Madam Pang
Thailand telah melaporkan 2,3 juta kasus dan hampir 22.000 kematian akibat COVID-19 selama pandemi.
Sekitar dua pertiga penduduknya telah divaksinasi dan 15 persen sudah menerima dosis penguat (booster) vaksin.
Berita Terkait
-
Siswi Saksi Penembakan Sekolah Thailand: Saya Berlindung di Belakang Guru yang Ditembak Mati
-
Kesaksian Suasana Penembakan Massal di Sekolah Thailand: Tiba-tiba Dor Dor Dor, Lalu Hening
-
Industri Otomotif Indonesia Didorong Ekspor Baterai Kendaraan Listrik ke Thailand
-
Siswa Thailand Bawa Pistol Kakek ke Sekolah, Berondong Guru dan Murid Muntahkan 26 Peluru
-
Siswa Thailand Tembak Mati 5 Guru dan 9 Orang Kritis, Setelah Itu Bunuh Diri
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Cuma Data yang Dicuri, Kejahatan Siber Kini Bisa Menguras Tabungan
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru