Suara.com - Kebanyakan orang lebih memilih membelanjakan uangnya secara boros ketika ia punya uang. Padahal, uang yang Anda miliki tidak seharusnya dihabiskan saat itu juga. Anda harus perhatikan juga kebutuhan untuk jangka panjang, bukan sekedar keinginan saat ini yang hanya sementara.
Nah, agar tidak boros, ada enam cara mengelola keuangan dengan benar. Simak ulasannya, seperti yang dilansir dari Times Of India.
1. Patungan biaya langganan
Saat ini, ada begitu banyak tawaran TV berlangganan, baik di rumah maupun di gadget. Jika Anda mengambil semua tawaran itu, biayanya akan sangat mahal jika dikumpulkan. Padahal, Anda mungkin hanya menonton satu atau dua dari platform TV berlangganan tersebut.
Untuk menghemat uang, yang terbaik adalah berlangganan hanya platform yang kita tonton. Cara lain untuk berhemat adalah dengan bergabung bersama teman dan membagi jumlah biaya langganan. Ini akan menghemat banyak uang dan membuat hidup Anda lebih mudah.
2. Batasi pesan makanan dari luar
Terlalu sering memesan makanan di luar tidak hanya merugikan keuangan, tetapi juga kesehatan Anda. Jika Anda menginginkan makanan seperti yang dijual di restoran, cobalah untuk membuatnya sendiri.
Membeli makanan di luar sebaiknya dibatasi satu atau dua minggu sekali. Beralih ke gaya hidup yang lebih sehat, selain membuat Anda lebih sehat, juga akan menyelamatkan keuangan Anda.
3. Belanja pada saat obral
Baca Juga: Dukung Literasi Keuangan bagi Generasi Sandwich, Astra Life Gelar #BetterSandwichGen Masterclass
Saat Anda punya uang, Anda mungkin lebih sering tergoda untuk belanja sesuai keinginan. Padahal, yang paling penting adalah dengan memprioritaskan kebutuhan dibanding keinginan. Cobalah prioritaskan belanja pada apa yang benar-benar Anda butuhkan setiap bulan dan membeli semuanya saat obral tiba.
4. Hindari kartu kredit
Ada beberapa keadaan ketika Anda membutuhkan kartu kredit, tetapi jika Anda ingin berbelanja untuk hal-hal kecil, maka tinggalkan dan gunakan kartu debit atau uang tunai. Ini akan mengawasi pengeluaran Anda dan membuat Anda menahan diri dari pembelian impulsif.
5. Cari alternatif yang lebih murah
Temukan alternatif yang lebih murah dan lihat apakah ada pengeluaran yang bisa dipangkas. Bahkan menggunakan listrik dengan cara yang cerdas bisa menghemat banyak uang, lho. Daripada bergantung pada teknologi untuk rekreasi Anda, mengapa tidak kembali ke hari-hari sederhana, di mana Anda bisa menjelajahi kota dengan bus, atau menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah untuk kecantikan daripada membeli produk perawatan yang mahal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
6 Rekomendasi Sepatu Lari Adidas Paling Murah untuk Wanita, Semua di Bawah Rp700 Ribu
-
Cetak Sejarah! Dhea Natasya Jadi Atlet Perempuan Indonesia Pertama di World Longboard Tour 2026
-
Kenapa Harta Warisan Keluarga Sering Menimbulkan Konflik? Detektif Jubun Ungkap Alasannya
-
6 Perhiasan yang Bawa Keberuntungan Shio di Tahun Kuda Api 2026
-
Teater Jaran Abang: Ketika Etika dan Estetika Dijaga Bersama di Atas Panggung
-
Dari Menyeberang Jalan hingga Buang Sampah, Pentingnya Anak Paham Keselamatan Sejak Dini
-
6 Sepatu ALDO yang Diskon di MAPCLUB, Ada Model Stylish hingga Artist Series
-
Etika dan Hukum Titip Doa Pada Jemaah Haji Dalam Islam
-
Tak Hanya Pintar Akademik, Generasi Muda Dituntut Kuasai Diplomasi dan Bangun Jejaring Global
-
Di Tengah Krisis Global, Traveling Tetap Prioritas: Anggaran Wisata Malah Meningkat di 2026