Suara.com - Setiap orang punya cara tersendiri untuk mengungkapkan rasa cinta dan kasih sayangnya terhadap orang tersayangnya. Beberapa mungkin dengan memberikan pasangan hadiah atau mengajaknya pergi berkencan.
Sementara bagi yang lain, cara membuktikan rasa cinta terhadap pasangan ialah dengan mengunggah atau memposting kemesraan di media sosial. Tetapi, apakah itu baik atau justru buruk?
Menurut Content Creator TikTok Hezkiel Dokta Timothy, yang harus diketahui adalah bahwa hubungan yang diposting di media sosial, meski romantis dan bahagia, tidak berarti hal itu berlaku di dunia nyata.
“Kalau liat orang posting ya, apalagi kayak di TikTok dengan pacarnya mungkin iri banget. Tapi, apa yang kita liat justru tidak sama dengan realita yang terjadi, walaupun itu bikin kita iri,” ungkapnya dalam acara Webinar Musik Ruang Redaksi Spesial Valentine: Love From Newsroom, Senin (14/2/2022).
Hezkiel menuturkan, memposting hubungan atau pasangan di media sosial itu disebabkan adanya pengaruh globalisasi, di mana pengguna yang mengakses informasi tentang hal tersebut bisa berpengaruh terhadap cara berpikirnya, termasuk hubungan asmara.
“Itu pengaruhnya akibat globalisasi media sosial, sehingga membuat anak muda gampang mencari tahu, dan melakukan hal-hal yang belum patut di usia mereka. Jadi cukup rumit sebenarnya,” ungkap Hezkiel lebih lanjut.
“Jadi sebaiknya lebih baik keep in private aja, nggak usah orang lain tahu bagaimana hubungan kita. Yang penting diem-diem kita sebar undangan,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya
-
Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS
-
Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?
-
Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global
-
Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau
-
Api Kecil Bisa Jadi Bencana, Setop Bakar Lahan Selama El Nino Masih Sangat Kuat!
-
Jarak Bukan Halangan, BRImo Taiwan Hadir Dekatkan Layanan Perbankan untuk WNI
-
Viral Cekcok di Polsek Cengkareng, Ternyata Buntut Debt Collector Paksa Masuk Mobil Warga
-
Asap Tak Punya Paspor, Airlangga Minta Negara ASEAN Tolong RI
-
Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK, Mahasiswa UIN Jakarta Cium Aroma Intervensi Politik