Suara.com - Pernahkah kamu melihat kucing ketakutan saat melihat mentimun? Baik ketika seseorang sengaja memberikan itu padanya atau tanpa sengaja mereka melihat mentimun saat sedang berjalan? Lalu kenapa kucing takut timun?
Beberapa waktu lalu, banyak ditemukan video yang menunjukkan kucing terkejut dan ketakutan saat melihat buah berbentuk lonjong itu di hadapannya. Padahal, timun tidak akan pernah bisa menyerang kucing bagaimanapun caranya.
Lantas, apa sebenarnya yang alasan kucing takut dengan timun?
1. Mengingatkan pada ular
Dilansir dari laman Litter Robot salah satu alasan paling umum mengapa kucing takut timun adalah karena bentuknya yang menyerupai ular. Kucing, selama ini telah terprogram secara generik untuk menghindari ular, itulah mengapa mereka akan melompat dan terlihat ketakutan saat melihat mentimun. Hal naluriah inilah yang mendorong anabul ini melakukannya.
2. Mentimun mengagetkan kucing
Alasan lain yang masuk akal atas tingkah laku kucing ini adalah karena kemunculan mentimun yang tiba-tiba. Hal ini sebenarnya sama dengan perilaku kita ketika melihat sesuatu secara tiba-tiba.
Seorang ahli perilaku hewan bersertifikat, Jill Goldman menjelaskan bahwa mentimun memicu respon kejutan alami. Mereka akan berusaha segera menjauhinya dan kembali menilik lagi dari kejauhan.
3. Mentimun muncul saat kucing makan
Baca Juga: Seekor Kucing Tirukan Ekspresi Tukang Potong Ketika Bulunya Dicukur, Warganet Heran: Lah Mirip
Pada beberapa video yang tersebar di Internet, terlihat bahwa mentimun itu diletakkan di belakang kucing ketika mereka sedang makan. Sehingga, saat anabul ini berbalik mereka merasa melihat seorang penyusup mengganggu waktu makan mereka. Dengan sifat teritorialnya, kucing akan selalu berusaha menjaga area makannya dan menganggap timun sebagai ancaman.
4. Kucing stres
Jika kamu memiliki kucing yang cemas, kemungkinan besar mereka akan memiliki respon ketakutan yang berlebih, tidak terkecuali pada kemunculan mentimun. Pada saat seperti itu, mereka akan mudah dikejutkan oleh hampir semua barang yang bergerak cepat di dekatnya.
Meski terlihat lucu dan menggemaskan ketika melihat reflek yang dilakukan kucing saat melihat mentimun, sebaiknya jangan pernah mencoba untuk dengan sengaja menakuti mereka, karena itu akan mengganggu kesehatannya.
5. Alasan kucing sebaiknya tidak ditakuti dengan timun
Pada sebuah laporan yang tertulis di National Geographic, menakut-nakuti kucing dengan timun hanya akan membuat kucing itu terluka, memecahkan sesuatu, atau yang lebih parah adalah membuat stres berkepanjangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Contoh Ikrar Syawalan Bahasa Jawa Singkat dan Artinya, Bikin Momen Halalbihalal Makin Khidmat
-
Waspada! 5 Ciri Kolesterol Tinggi pada Wanita yang Sering Diabaikan Usai Lebaran
-
Jadwal Lengkap Ganjil Genap, One Way, dan Contra Flow Tol Arus Balik Lebaran 2026
-
Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?
-
8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran
-
7 Tinted Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam Membandel
-
7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman
-
10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah
-
Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?