Suara.com - Program magang atau pengenalan bagi mahasiswa terkait dunia kerja, menjadi salah satu kewajiban yang mesti diikuti saat melanjutkan kuliah di perguruan tinggi. Seperti halnya mencari kerja, memilih tempat magang yang tepat juga menjadi tantangan.
Hal itu karena akan menentukan perkembangan karier seorang mahasiswa ke depannya. Nah, bagi kamu yang tengah mencari tempat magang, Blibli mungkin bisa menjadi salah satu pilihan.
Seperti diketahui, Blibli baru-baru ini menerima penghargaan “Best Mentoring Partner Program Magang Kampus Merdeka Batch 1” oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi dalam ajang Anugerah Diktiristek 2021.
Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan mereka dalam mengembangkan potensi pengembangan diri yang berkelanjutan dan saling menguntungkan bagi para mentor dan mahasiswa magang.
Program Magang Kampus Merdeka sebagai kebijakan dan program unggulan dari Kemendikbudristek bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa mendapatkan pengalaman kerja di industri dan mengembangkan hard skill serta softskill.
Dengan demikian, mahasiswa bisa lebih siap dalam memasuki dunia kerja dan merintis karirnya. Program Magang Kampus Merdeka bekerja sama dengan mitra-mitra perusahaan terkemuka yang berfokus pada transformasi digital, agar para mahasiswa bisa mendapatkan kesempatan yang luas untuk mengikuti program ini, termasuk dalam menambah bekalnya menjadi talenta digital yang berdaya saing utamanya dalam mengisi kebutuhan 600.000 talenta digital Indonesia per tahunnya.
"Kami percaya bahwa untuk memajukan bangsa dibutuhkan talenta terbaik yang bukan hanya siap secara hard skill namun juga soft skill; dan karenanya Blibli selalu berusaha untuk berpartisipasi aktif dalam pengembangan talenta di indonesia," ujar Sandra Kumalasari, Executive Vice President of People Operation & General Services Blibli, dalam keterangannya baru-baru ini.
Ia mengatkan bahwa melalui program magang Kampus Merdeka ini, pihaknya percaya bahwa bukan hanya kemampuan para mahasiswa saja yang diperkaya, namun pekerjanya yang berperan sebagai mentor-pun juga memperoleh manfaat. Karena proses pembelajaran tidak terbatas dan para mentor juga dapat belajar dari para mentee serta meningkatkan kemampuan leadership mereka.
"Kami harap, ini dapat menjadi inspirasi bagi mitra-mitra lainnya untuk bersama-sama menghadirkan lingkungan kerja terbaik bagi generasi muda dan memberikan mereka bekal berharga untuk meniti karier, termasuk dalam berprofesi di bidang teknologi," ujar , Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D., IPU, Asean Eng., Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi.
Baca Juga: Magang Jadi Petani di Jepang, Mahasiswi Ini Digaji Rp 1,3 Juta Sehari, Bikin Publik Iri
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Pengacara: Hakim Akui Ada Penyimpangan Prosedural
-
141 Anak dan Perempuan Dipulangkan Usai Demo 27 Agustus, Polisi: Ada yang Bawa Bensin
-
Flores Diguncang Gempa, Pertamina Segera Pulihkan Distribusi Energi
-
Dari Beragam Budaya hingga Satu Meja, Ketika Anak Muda Berani Cari Jalan Keluar untuk Isu Dunia
-
Diskon Hingga Rp100.000! Nikmati Japanese BBQ di Gyu-Kaku Pakai Promo BRI
-
Panglima Jilah Temui Prabowo di Istana, Bahas Solusi Karhutla dan Nasib Masyarakat Adat
-
Demo 27 Agustus, Romli Atmasasmita Soroti Kesiapan Struktural dan Sistem Presisi Polri
-
Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus
-
Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10
-
Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP