Suara.com - Mantan anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Angelina Sondakh, telah dinyatakan bebas pagi ini, Kamis (3/3/2022) setelah menjalani hukuman penjara selama 10 tahun.
Angie, begitu sapaan akrabnya, telah menjadi warga binaan di Lapas Perempuan Jakarta terhitung sejak 27 April 2012. Istri almarhum Adjie Massaid ini akhirnya bisa meningalkan rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur.
"Alhamdulillah saya sudah dinyatakan bebas," kata Angelina Sondakh di Lapas Perempuan, Pondok Bambu, Jakarta Timur.
Ia pun menyampaikan permintaan maafnya kepada masyarakat Indonesia, berharap perilakunya di masa lalu tidak dicontoh. Serta orangtua dan tentu saja putra satu-satunya dari pernikahannya dengan mendiang Adji Massaid.
"Saya ingin meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia setelah perbuatan saya tidak patut ditiru dicontoh saya menyesal," tuturnya.
Untuk melihat kembali perjalanan hidupnya, berikut 5 fakta Angelina Sondakh yang telah Suara.com rangkum untukmu.
1. Memiliki Segudang Prestasi
Angelina Sondakh adalah perempuan berpendidikan tinggi. Ia sempat bersekolah SMP Katolik Pax Christi Manado dan SMA Negeri 2 Manado. Serta di Laboratorium IKIP Manado, Sulawesi Utara, daerah asalnya.
Selain itu, Angie juga belajar di Year 9 - 10 Presbyterian Ladies College, Sydney, Australia. Ketika menempuh pendidikan tersebut, perempuan 44 tahun itu menorehkan prestasi.
Baca Juga: Eks Napi Korupsi Angelina Sondakh Aktif Ikuti Kegiatan Selama Dibui
Ia meraih penghargaan Outstanding Effort in Maths, Textile & Design and Scripture di tahun 1993.
Kemudian ia melanjutkan pendidikannya di Year 11 Armidale Public High School, Armidale, Australia. Ibu satu anak ini juga mendapatkan penghargaan Certificate of Merit in Chemistry di tahun 1994.
Lulus dari sana, ia melanjutkan pendidikan di Universitas Katolik Atma Jaya, jurusan Ekonomi Pemasaran.
2. Menjadi Puteri Indonesia 2001
Kecerdasannya ini membawa Angelina memenangkan banyak kontes kecantikan. Pada tahun 1999, dia pernah meraih gelar Miss Novotel Manado dan Miss Novotel Indonesia (2000) serta Puteri Indonesia Sulawesi Utara (2001).
Sejumlah penghargaan tersebut kemudian menjadi bekal untuk berkompetisi pada kontes kecantikan bertajuk Puteri Indonesia dan akhirnya terpilih menjadi pemenang Puteri Indonesia 2001. Dari sinilah, Angie kemudia makin dikenal oleh masyarakat luas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan