Suara.com - Selalu merasa cemas sebelum tidur? Atau mungkin menderita karena banyak pikiran berkecamuk? Jika ya, coba mulai menulis jurnal sebelum tidur.
Hampir sama seperti menulis Diary, tapi membuat jurnal sebelum tidur lebih kepada soal tentang apa yang telah Anda pikirkan seharian.
Menulis jurnal sebelum tidur dipercaya dapat meningkatkan kualitas tidur. Hal itu pula yang dikatakan pelatih wellness, Ben Treanor. Dikatakan Ben, menulis jurnal sebelum tidur juga akan bermanfaat bagi kesehatan mental seseorang.
Berikut ini adalah lima manfaat menulis jurnal sebelum tidur, seperti yang dikutip Suara.com dari Mirror, Jumat (4/3/2022).
1. Menghilangkan Rasa Cemas
Mengesampingkan masalah yang terjadi seharian lebih mudah dikatakan daripada dilakukan. Itu karena kita selalu mudah merasa cemas akan banyak hal. Di sinilah manfaat membuat jurnal sebelum tidur.
"Salah satu manfaat membuat jurnal sebelum tidur adalah bahwa jurnal adalah tempat yang aman untuk mengutarakan ketakutan Anda. Jurnal bisa sangat rahasia dan Anda dapat mengutarakan apapun yang ingin Anda katakan," kata Ben.
2. Meningkatkan Kesehatan Mental
Ada kaitan jelas antara masalah kesehatan mental dengan masalah kurang tidur. "Salah satu manfaat membuat jurnal adalah meningkatkan kesehatan mental dan membuatmu relaksasi hingga tertidur."
3. Dapat Dijadikan untuk Analisis Kebiasaan Tidur
Ben mengatakan bahwa kita bisa menjadikan jurnal sebagai cara untuk melihat pola dan kebiasaan tidur. Coba buat daftar pertanyaan seperti apa yang dimakan sebelum tidur? Berapa lama makan terakhir sebelum hendak tidur? Adakah ketakutan sebelum tidur? Dll.
4. Membantu Merencanakan Hari
Menjadi selalu siap menyambut hari adalah hal yang melelahkan. Hal ini juga pada akhirnya bisa memengaruhi kualitas tidur kita. Ben menyarankan kita untuk menulis to-do-list esok hari.
Baca Juga: Jangan Dibiarkan! 4 Hal Ini Bisa Membuat Stresmu Semakin Parah
"Salah satu manfaat membuat jurnal sebelum tidur adalah menenangkan pikiran tentang tugas hari esok. Kenapa harus ditulis? Karena kita tidak akan lupa, karena telah kita tulis."
5. Detoks dari Gadget
Menggunakan alat digital akan sangat melelahkan. Jadi menulis jurnal di kertas, bisa menjadi terapi pilihan yang menenangkan.
"Pilih menulis digital, jangan tergoda menulis di alat digital. Biarkan pikiranmu mengelana sebelum tidur. Jadi saat sulit tidur, singkirkan ponsel, dan ambil kertas serta mulai menulis."
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek
-
Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo
-
Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan
-
Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji