Suara.com - Korea memiliki istilah kekerabatan yang berubah tergantung pada usia dan jenis kelamin relatif. Lima yang paling umum adalah: Noona, Oppa, unnie, Hyung, dan Dongsaeng. Lalu apa arti Hyung sebenarnya, dan bagaimana cara penggunaannya yang tepat dalam percakapan?
Untuk penggemar budaya Korea, dengan memiliki hyung di Korea sangat menyenangkan dan cara yang bagus untuk mengetahui budaya Korea secara langsung. Seorang hyung yang baik untuk Anda membuat perbedaan besar. Yuk ketahui lebih lanjut tentang Hyung seperti dirangkum dari laman Lingusia, Senin (7/3/2022).
Kata Hyung dan Hyeong
Keduanya memiliki arti yang sama, tetapi "hyeong" adalah ejaan yang benar menurut aturan romanisasi sedangkan "hyung" lebih akurat menurut bunyi kata. Kebanyakan orang menggunakan versi "hyung" yang lebih pendek.
Dalam Bahasa Korea, Hyung Artinya?
Definisi harfiah dari hyung ( dalam hangul ) adalah “kakak laki-laki”, digunakan oleh laki-laki. Tapi, ada situasi lain di mana kata Hyung itu digunakan.
1. Kakak / saudara kandung asli
Untuk menekankan bahwa seseorang adalah saudaramu sendiri, tambahkan “chin ()” atau “woori ()” sebelum hyung: chin hyung () atau woori hyung ().
2. Kerabat dan sepupu laki-laki
Baca Juga: Sama seperti ke Rusia, Korea Selatan Bakal Perketat Pengendalian Ekspor terhadap Belarus
Anda dapat memanggil kerabat laki-laki yang lebih tua seperti sepupu, dengan panggilan “hyung”. Sepupu laki-laki yang lebih tua dalam bahasa Korea adalah “ sa-chon hyung () ”.
3. Teman atau kenalan pria yang lebih tua
Anda juga dapat menyapa pria yang lebih tua dengan cara yang ramah dengan memanggilnya hyung. Misalnya Hyung + (lingkungan asalnya)
4. Teman sekelas laki-laki
Jika Anda seorang pria yang belajar di perguruan tinggi, Anda mulai memanggil pria yang lebih tua dengan "nama + sunbae ( atau senior) ", yang netral gender. Setelah hubungan kalian mendekat, kalian bisa memanggil mereka dengan “ nama + hyung ”.
Apa yang hyung lakukan untukmu?
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim