Suara.com - Sebuah usaha kuliner yang bisa bertahan hingga puluhan tahun tentu tak perlu diragukan lagi soal kualitasnya. Lamanya usia sebuah restoran juga kerap kali membuatnya mendapat julukan legendaris.
Salah satu restoran legendaris bernama Waroeng Mbah Djo sudah berdiri sejak 1968. Bertahan selama lebih dari setengah abad adalah buktikan bahwa restoran ini konsisten menjaga kualitas dan rasa sajiannya.
Menu rumahan yang disajikan di restoran ini tak dipungkiri memiliki cita rasa yang memikat. Salah satu menu andalan mereka adalah ayam bakar dengan bumbu yang meresap sempurna.
Waroeng Mbah Djo memiliki bumbu rahasia legendaris yang sudah dipertahankan puluhan tahun lamanya. Hingga saat ini, rasanya tetap nikmat dan tak menurun kualitasnya.
Pelanggan bisa memilih mulai dari ayam kampung, bebek, gurame, aneka sayur, ayam bakar dan lainnya. Bumbu bakarnya pun cukup beragam mulai dari bumbu bakar kecap, madu, hingga pedas dan manis.
Harga makanan di restoran ini cukup terjangkau yaitu mulai dari Rp10 ribuan saja. Waroeng Mbah Djo juga menerima pesanan untuk nasi box, acara syukuran, arisan, dan hampers.
Suasana restoran ini sangat nyaman dengan nuansa tradisional. Parkirannya pun luas sehingga tak sulit saat Anda datang menggunakan mobil.
Restoran ini berkonsep semi outdoor dengan suasana yang nyaman. Waroeng Mbah Djo ini pun sangat cocok untuk kumpul bersama keluarga atau teman karena sangat luas.
Pelayanan yang ramah dan suasana restoran nan syahdu sangat mendukung untuk bersantai. Tak heran Waroeng Mbah Djo pas untuk bercengkrama sambil menikmati makanan nikmat.
Baca Juga: Restoran di Malaysia Tawarkan Sensasi Bersantap Bareng Domba, Tertarik untuk Mencoba?
Waroeng Mbah Djo berlokasi di Jalan S. Hartono, Ngaglik, Sleman. Restoran ini buka mulai pukul 09.00 WIB sampai 21.00 WIB. Tentunya, tempat makan legendaris ini akan sangat sayang untuk dilewatkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kembang Goeyang Sarinah Resmi Dibuka, Jajanan Pasar Jadi Andalan
-
Alasan Logis Bernardo Tavares Ogah Buru-buru Rekrut Pemain Asing untuk Persebaya
-
Bantah Mahasiswi Unpad Enggan Kuliah Karena Dirinya, Ini Kata Dedi Mulyadi
-
Keberanian Gen Z Mendobrak Tradisi: Mewarisi Tak Harus Mengikuti
-
Perjuangkan Warisan Abad ke-18, Ahli Waris Raja Pagi Sinurat Gugat 12 Pihak ke Pengadilan
-
Gavi Bikin Manchester United Gigit Jari, Red Devils Coba Rayu Carlos Baleba
-
Gempa M3,5 Guncang Bantul, Getaran Terasa hingga Solo dan Magelang
-
Gempuran AI & Medsos, Local Media Community Surabaya Ungkap Jurus Media Lokal Bertahan
-
Bikin Bobotoh Harap-Harap Cemas, Kok Bisa Akun IG 3,1 Juta Follower Thom Haye Hilang?
-
Heboh Jadi Sayembara, Pakar Sebut Besarnya Hadiah Tak Mengubah Standar Hukum Ijazah Gibran