Suara.com - Meski hunian bergaya minimalis tengah populer, namun memiliki rumah megah nan klasik tetap menjadi impian banyak orang Indonesia. Dikatakan oleh CEO Rumah Klasik, Yudhie, ada perbedaan mendasar dari proses pembuatan rumah klasik dengan rumah minimalis.
"Rumah mewah dengan gaya Eropa cenderung memiliki detail khusus yang lebih banyak dibandingkan rumah dengan jenis rumah tipe lain, misal minimalis," kata Yudhie, dikutip Suara.com dari siaran pers, Kamis (17/3/2022).
Sehingga, tambahnya, proses pembangunan rumah klasik cenderung memakan waktu lebih lama dengan kasus ketidaksesuaian detail bangunan akhir dengan rancangan cetak biru yang sering terjadi.
"Nah di sinilah Rumah Klasik hadir dengan tim arsitek yang sudah memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun untuk membangun hunian mewah bergaya Eropa hanya dalam waktu delapan sampai sembilan bulan saja," tambahnya,
Rumah Klasik sendiri merupakan konsultan arsitektur dan kontraktor yang berbasis di Jakarta Timur, yang telah melakukan ekspansi penyediaan jasa konsultasi dan pembangunan hunian bergaya klasik di luar pulau Jawa.
Lebih lanjut, sebuah hunian bisa dikatakan memiliki gaya klasik Eropa jika berbentuk simetris, memiliki pilar yang menjulang tinggi di bagian fasad rumah, serta kolom yang besar.
Hunian mewah bergaya Eropa yang digarap oleh Yudhie dan tim sendiri kerap memiliki konsep timeless dan unik dengan mengombinasikan detail arsitektur Eropa dengan penataan berbasis Feng Shui seperti penempatan pintu, arah kasur, dan lainnya.
Selama 25 tahun, Rumah Klasik telah dipercaya untuk membangun hunian untuk ratusan pengusaha besar di Indonesia. Yudhie mengatakan, ia dan perusahannya fokus membantu konglomerat atau pengusaha besar di Indonesia untuk memiliki hunian atau tempat singgah impian.
"Seiring dengan meningkatnya permintaan untuk pembangunan hunian mewah bergaya Eropa, kami akan terus memperluas layanan di berbagai macam daerah di Indonesia tahun ke depan dan mengukuhkan posisi sebagai konsultan arsitektur dan kontraktor hunian mewah bergaya klasik Eropa terkemuka di Indonesia," tutup Yudhie.
Baca Juga: 5 Tips Mudah Renovasi Rumah yang Hemat Biaya
Berita Terkait
-
Periksa Asisten Daerah Kota Bekasi, Rahmat Effendi Diduga Beri Kode Khusus Untuk Menangkan Kontraktor Yang Ikut Lelang
-
Divonis Lebih Rendah dari Tuntutan Jaksa, Pengusaha Penyuap Dodi Reza Alex Noerdin Pikir-Pikir
-
Pengerjaan Waduk Telaga Sari Tak Kunjung Rampung, Kontraktor yang Ditunjuk Disorot: Ada Batas Waktunya
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
Terkini
-
Jadwal Lengkap Ganjil Genap, One Way, dan Contra Flow Tol Arus Balik Lebaran 2026
-
Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?
-
8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran
-
7 Tinted Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam Membandel
-
7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman
-
10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah
-
Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?
-
Apakah Boleh Orang Tua Memakai THR Anak? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Uang THR Anak untuk Apa? Ini Cara Bijak Agar Tidak Cepat Habis