Suara.com - Praktis, mungkin begitulah kata pertama yang terbayang saat mendengar hijab instan. Dengan menggunakan kerudung instan, kamu tidak perlu memakai jarum pentul, peniti, maupun sejenisnya untuk membuat hijab menutupi kepala. Namun sebelum membeli model terkini, ada baiknya memerhatikan beberapa tips memilih hijab instan yang nyaman.
Sama halnya dengan hijab segi empat atau pashmina, hijab instan juga memiliki beragam pilihan, terutama dari bahan yang digunakan. Oleh karena itu, penting untuk memilih hijab instan yang tepat supaya bukan hanya praktis tapi juga nyaman digunakan.
Tips Memilih Hijab Instan
Sesuaikan dengan Kebutuhan
Hijab instan umumnya digunakan saat beraktivitas di rumah atau ketika sedang berolahraga karena kepraktisannya. Saat ini, banyak hijab persegi atau pasmina yang bisa digunakan secara instan.
Untuk hijab instan olahraga, pilih yang ringan, lentur, dan menyerap keringat. Hijab instan berbahan lentur akan membuatnya mudah jatuh sehingga tidak mengganggu aktivitas olahragamu.
Sesuaikan dengan Bentuk Wajah
Berbeda dengan hijab segi empat atau pashmina yang harus kamu bentuk-bentuk sendiri saat digunakan, hijab instan memang hanya tinggal pakai.
Namun di sisi lain, hal tersebut menjadi bumerang jika hijab instan yang kamu pilih kurang cocok dengan bentuk wajahmu. Berikut cara menyesuaikan hijab instan dengan bentuk wajah:
Baca Juga: Cerita Tya Ariestya Mantap Berhijab, Baru Bisa Enam Gaya Hijab dan Belajar Lewat Video Tutorial
- Wajah bulat: Hijab instan yang menutupi bagian pipi
- Wajah Persegi: Pilih model rounded shape untuk membuat lebih tirus
- Wajah hati: Hindari layering pada bagian pipi supaya wajah tidak terlihat penuh
- Wajah oval: Cocok dipadukan dengan hampir semua model hijab instan.
Tentukan Warna dan Pola
Jika kamu termasuk orang yang simpel, pilihlah warna hijab instan netral dan polos. Jika menginginkan sedikit corak, pilihlah hijab instan dengan motif yang dekat dengan bordiran sehingga tidak akan terlalu mencolok.
Namun, jika kamu menyukai tampilan penuh warna, pilihlah hijab instan motif atau warna-warna yang lebih berani, seperti fuschia.
Praktis
Sesuai namanya, salah satu pertimbangan dalam memilih hijab instan adalah mudah digunakan. Oleh karena itu, pastikan hijab tersebut mudah diatur, dan langsung pakai tanpa memerlukan aksesoris tambahan.
Memilih model hijab instan memang menjadi tantangan tersendiri. Selain dari segi model, kamu juga harus mempertimbangkan kenyamanannya. Tentu saja karena hijab akan digunakan sepanjang hari dan menutupi kepala yang biasanya mudah berkeringat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
Terkini
-
45 Ucapan Imlek Bahasa Mandarin 2026 dan Artinya, Bukan Cuma Gong Xi Fa Cai
-
Siapa Kafrawi Yuliantono yang Disebut dalam Epstein Files? Kenali Sosoknya
-
Baju Jeffrey Epstein di Bali Ramai Jadi Perdebatan, Pakai Batik Bapak Atau Versace?
-
5 Bedak Full Coverage yang Ampuh Tutupi Bopeng dan Noda Hitam di Wajah
-
7 Sumber Kekayaan Jeffrey Epstein yang Picu Skandal Epstein Files
-
Ampuh Hilangkan Flek Hitam, Bolehkah Ibu Menyusui Memakai Retinol?
-
Kekayaan Jokowi dan Sri Mulyani yang Namanya Muncul di Epstein Files
-
6 Karya Seni Aneh Koleksi Jeffrey Epstein, Dilelang dengan Harga Fantastis
-
Bukan Hanya Tokoh, Ini Seputar Indonesia yang 902 Kali Disebut dalam Epstein Files
-
7 Fakta Jeffrey Epstein, Tak Pernah Lulus Kuliah Tapi Bisa Jadi Guru hingga Miliarder