Suara.com - Salah satu hal menyenangkan dari kencan adalah kita akan memiliki teman baru dari pasangan kita. Momen dikenalkan dengan teman atau bahkan orang tua ini seringkali menjadi pertanda bahwa orang itu serius untuk membawa kamu ke dalam hidupnya.
Namun, bagaimana jika pasangan kamu justru sebaliknya? Meski sudah menjalin hubungan, dia terkesan menyembunyikan keberadaan kamu dari teman dan keluarganya. Namun, terlihat jelas bahwa dia sungguh-sungguh menyayangi kamu. Nah, rupanya fenomena ini dikenal dengan istilah pocketing loh.
Apa itu Pocketing?
Dilansir dari laman her norm, pocketing adalah istilah kencan yang berarti bahwa pasangan kamu merahasiakan kamu. Pocketing ini seolah menggambarkan bahwa kamu disimpan di dalam kantungnya sehingga tidak ada orang yang mengetahuinya.
Tentu saja hal ini wajar terjadi di awal sebuah hubungan, karena ia mungkin ingin melihat apakah hubungan ini akan menjadi kencan ke depannya dan berhati-hati akan keputusannya memberitahukan kamu ke orang lain.
Namun perlu diketahui, menyembunyikan status hubungan dengan berhati-hati adalah dua hal yang berbeda. Oleh karena itu, ketahuilah alasan seseorang melakukan pocketing.
3 Alasan Seseorang Melakukan Pocketing
1. Selingkuh
Salah satu alasan paling umum dari pocketing adalah bahwa dia sudah menjalin hubungan dengan orang lain. dia mungkin hanya ingin menjalin hubungan santai dengan kamu. Namun, jika kamu mengetahuinya, kamu mungkin akan jelas-jelas menolak dan menjauhinya, di mana hal inilah yang dihindarinya.
Baca Juga: Perempuan Boleh Proaktif, Ini Panduan Persiapan Ngajak Kencan Duluan dari Pakar Hubungan
2. Malu dengan Hidupnya
Alasan seseorang menyembunyikan pasangannya tidak melulu karena dirinya. Misalnya, jika pasangan kamu menyembunyikan kamu dari keluarganya, ini bisa berarti bahwa ia memiliki keluarga yang nilai-nilai kehidupannya berbeda dengan kamu.
dia tidak ingin kamu menyukainya ketika mengetahui hal tersebut. Jadi, dia memilih menyembunyikan kamu dari keluarganya.
3. Perbedaan Pandangan
Sebagai seseorang yang hidup dalam dunia multikultural, perbedaan budaya, agama, atau ras seharusnya bukan menadi sesuatu yang dipermasalahkan. Namun, bagi beberapa orang, khususnya generasi yang lebih tua hal ini menjadi sesuatu yang tidak bisa dimaklumi.
Ini juga mungkin menjadi salah satu alasan mengapa pasangan kamu menyembunyikan kamu.
1. Tidak Membicarakan Teman dan Keluarga
Salah satu pertanyaan pertama yang cenderung kita tanyakan pada teman kencan adalah keluarga dan temannya. Namun, jika dia menolak membicarakan hal ini bahkan setelah kamu sudah jalan dengannya beberapa kali. kamu patut curiga bahwa dia akan melakukan pocketing.
2. Bertemu di Tempat Asing
Apakah pasangan kamu selalu mengajak bertemu di tempat asing atau bahkan tempat yang jauh dari tempat tinggal kamu hanya untuk sekedar berbicara santai? Ini menjadi salah satu tanda bahwa dia berusaha menghindari orang-orang yang mungkin kamu temui di lingkungan tersebut yang pada akhirnya mengetahui hubungan kamu.
3. Tidak Mengetahui Sosial Medianya
Salah satu cara mudah menjalin percakapan di masa pendekatan adalah melalui sosial media. Namun di satu sisi, di sana pula lah kamu dapat mengetahui kehidupannya selama ini. Seseorang yang melakukan pocketing umumnya juga akan menyembunyikan sosial media dia supaya kamu tidak bisa mengenal orang-orang disekitarnya atau mengenalinya lebih jauh tanpa persetujuannya.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung