Suara.com - Baju bayi seringkali terlihat kecil, mungil dan menggemaskan. Wajar jika baju-baju bayi kerap membuat para ibu, terutama yang baru memiliki anak, kalap untuk membeli banyak hanya karena alasan 'lucu'.
Tapi tren terkini dari baju bayi sebenarnya bukan hanya fokus pada desain yang lucu dan menggemaskan.
Menurut Founder Aora Torie, Almiranti Fira, saat ini produsen baju bayi juga mulai memerhatikan dampak lingkungan.
"Yang aku lihat sebagai konsumen juga pelaku bisnis kalau sekarang kayaknya orang Indonesia, juga mungkin seluruh dunia, memang sudah mulai aware dengan lingkungan."
"Jadi sekarang mungkin mereka lebih suka dan lebih mencari fashion yang memang bisa dibilang eco fashion, jadi yang lebih eco-friendly. Bahan yang dipakai lebih jangka panjang, lebih tahan, lebih kuat, dan lebih enggak waste," kata Fira dalam konferensi pers virtual, Selasa (29/3/2022).
Sementara pakaian untuk bayi yang paling banyak dicari saat ini masih berbahan katun. Lebih spesifik lagi yang banyak digunakan berupa katun waffle.
"Bahan katun memang beda-beda. Yang lagi sering diminati katun bentuk waffle dan setelah kita lihat perkembangannya, brand lain juga banyak pakai waffle katun," ujarnya.
Katun masih menjadi pilihan bahan terbaik untuk pakaian ibu dan bayi. Menurut Fira, hal itu karena kondisi kulit bayi juga ibu yang baru melahirkan cenderung lebih sensitif.
"Karena biasanya kalau bayi kulitnya lebih sensitif dan ibu-ibu yang habis melahirkan juga cenderung kulitnya jadi sensitif. Memang aku di brand ini juga mengutamakan kalau bisa 100 persen natural."
Baca Juga: 4 Dampak Buruk Ikut-ikutan Tren Masa Kini, Kamu Termasuk Didalamnya?
"Jadi kita tetap mempedulikan lingkungan, tapi juga melindungi kulit yang lebih sensitif jadi lebih nyaman dan tanpa mengurangi kualitasnya juga," pungkas Fira.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Bibir Terlihat Hitam dan Pecah-Pecah? Ini 5 Kesalahan Pakai Lipstik yang Perlu Dihindari
-
Bukan Sekadar Nongkrong, Networking Santai Kini Jadi Cara Baru Anak Muda Upgrade Diri
-
Masakan Jadi Sedap, Ini 5 Tips Mengolah Daging Kambing agar Tidak Bau Prengus
-
Apa Efek Banyak Makan Daging Kurban? Ini Risiko yang Bisa Dihindari
-
5 Cara Menyimpan Daging Kurban Tanpa Kulkas, Tetap Awet dan Aman Dikonsumsi
-
Hitung-hitungan Anggaran Sapi Kurban Prabowo Rp100 M dari APBN, Per Ekor Tembus Rp91 Juta?
-
Di Tengah Laju Pembangunan Bali, Inisiatif 1.000 Pohon Ini Jadi Alternatif Jaga Ruang bagi Alam
-
Apa itu By Name By Address? Sistem Masjid Istiqlal untuk Bagi Daging Kurban
-
Kesenjangan Keterampilan Masih Tinggi, Perguruan Tinggi Perkuat Pembelajaran Berbasis AI
-
Arti Mimpi Beli Makanan atau Jajan, Benarkah Jadi Pertanda Rezeki?