Suara.com - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), mengungkapkan tren mobil penumpang di 2022 tidak akan mengalami banyak perubahan.
Menurut Tetsuhiro Tsuchida selaku Director of Sales & Marketing Division, PT MMKSI mengatakan adanya insentif PPnBM DTP dinilai akan membuka segmen lain mengalami pertumbuhan.
"Dengan adanya PPnBM kami melihat setiap segmen di 2022 memiliki peluang besar. Tidak terbatas SUV," ujar Tetsuhiro Tsuchida, dalam sesi virtual conference, Kamis (17/3/2022).
Lebih lanjut, Tsuchida-san menambahkan, segmen yang sangat besar memang masih di small MPV. Namun kendaraan SUV akan mengalami peningkatan tidak hanya di Indonesia melainkan secara global.
Di sisi lain tentunya Mitsubishi juga mengamati dan mempelajari tren terbaru. Karena memang harus tetap mengikuti tren pasar.
"Tapi kendaraan yang kami pasarkan tetap berkarakter Mitsubishi dan sesuai preferensi pelanggan kami," tutup Tsuchida-san.
Performa MMKSI 2021
Merujuk pada data penjualan retail Gaikindo tahun 2021, kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi Motors di Indonesia mencatat angka penjualan sebanyak 104.407 unit (Jan 2021 - Dec 2021) yang terdiri dari penjualan model kendaraan penumpang sebanyak 68.152 unit dan kendaraan niaga ringan sebanyak 36.225 unit.
Baca Juga: Catatan Penjualan PT MMKSI Sepanjang 2021
Adapun rincian penjualan retail model kendaraan Mitsubishi Motors di Indonesia sepanjang 2021 sebagai berikut:
Untuk kendaraan penumpang, Mitsubishi Xpander berhasil terjual sebanyak 28.424 unit, Mitsubishi Xpander Cross 22.383 unit, Mitsubishi Pajero Sport
17,137 unit, Mitsubishi Eclipse Cross 183 unit, Mitsubishi Outlander PHEV 20 unit. Total untuk kendaraan penumpang mencapai 68.152 unit.
Sementara untuk kendaraan niaga ringan, Mitsubishi Triton terjual sebanyak 9.009 unit, L300 4x4 sebanyak 27.110 unit, small Pick-Up 4x2 sebanyak 36.255 unit.
Berita Terkait
-
Bosan Suspensi Keras? Coba LMPV Elegan Bekas Ini, Garansi Nyaman Keluarga Tenang
-
Dexlite Meroket Harga SUV Mitsubishi Merosot, Ini Pajero Sport Bekas Paling Cocok
-
Mobil yang Aman Pakai E20 di Indonesia Minimal Buatan Tahun Berapa? Ini 5 Rekomendasinya
-
Hyundai STARGAZER Tembus Tiga Besar Pasar MPV Keluarga Indonesia
-
Dolar Terbang, Plastik Naik: Berapa Harga Mobil Wuling Terbaru April 2026? 150 Masih Dapet!
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Terpopuler: Tips Menyebrang Rel Kereta Api Pakai Mobil Hybrid, Daftar SPBU Tidak Jual Pertalite
-
Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
-
Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara
-
Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi
-
Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya
-
KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel