Suara.com - Rambut rontok merupakan salah satu masalah yang bisa mempengaruhi penampilan dan membuat seseorang tidak percaya diri.
Demi mengatasi rambut rontok, seorang pria mengklaim bahwa dirinya sudah 6 tahun tidak keramas dan menghindari produk seperti sampo dan kondisioner.
Melansir Lad Bible, pria bernama Nick Coetzee tersebut mulai merasa takut ketika mengalami kerontokan rambut yang parah.
Situasi Nick juga terus memburuk. Bahkan, pria ini mulai menyadari gumpalan rambutnya rontok setiap hari.
"Ini sampai pada titik di mana gumpalan rambutku akan jatuh di pakaianku, dan aku membawa pakaian tambahan ke kelas karena aku tahu pakaianku akan dipenuhi rambut," jelas Nick lewat TikTok.
Nick lantas mencoba untuk menyari solusi rambut rontok tersebut. Pria ini berpendapat jika rambutnya mungkin rontok karena bahan kimia dalam sampo dan kondisioner.
Karena alasan tersebut, Nick memutuskan untuk berhenti keramas. Setelah 6 tahun, pria ini mengklaim jika kondisi rambutnya membaik.
"Yang mengejutkan, rambutku menjadi lebih sehat. Dan aku juga menemukan ada gerakan (tidak keramas dengan sampo) yang dinamai #nopoomovement."
Mirip seperti Nick, orang-orang yang mengikuti gerakan tersebut percaya jika produk seperti sampo dan kondisioner hanya memperparah konsidi rambut.
Baca Juga: Pria Ini Viral karena Gaya Rambut Nyeleneh, Pakai Mi Instan hingga Cheetos di Kepala
"Kau mungkin berpikir jika kau berhenti keramas, rambutmu akan berminyak dan memang itu yang terjadi sekitar dua atau tiga minggu pertama," jelas Nick.
Menurut Nick, ia harus menanti hingga minyak alami di rambutnya kembali alih-alih menghilangkannya dengan bahan kimia. Setelah itu, rambut pun akan menjadi lebih sehat meski tidak keramas dan rambut rontok bisa dihindari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup