Suara.com - Selera fashion Kim Kardashian terbilang unik, dan ia selalu sukses mencuri perhatian dengan apapun yang dikenakannya. Atas nama fashion, ia akan melakukan apapun, bahkan meski harus mengenakan popok dewasa sekalipun karena busana yang dikenakannya tidak memungkinkannya pergi ke toilet.
Perempuan dengan kulit eksotis itu juga tidak masalah meski fashion yang dikenakannya 'menyakiti' dirinya dan membuat dirinya tidak nyaman.
"Saya akan mengenakan piyama di rumah, berkeringat, dan tanpa riasan. Tapi jika saya keluar, saya benar-benar akan memakai apa saja," kata Kardashian mengutip Insider, Kamis (14/4/2022).
"Aku tidak peduli seberapa tidak nyamannya, aku juga tidak peduli berapa lama aku harus melakukannya. Bahkan jika saya harus memakai popok dan tidak ke kamar mandi, saya tidak peduli apa yang harus saya lakukan," kata dia lagi.
Namun, Kim Kardashian mengaku bahwa ia sebenarnya belum pernah menggunakan popok dewasa. Tapi menurutnya, menggunakan itu jadi pemikiran yang menarik, salah satunya karena ia tidak perlu pergi ke toilet.
Sebenarnya, ini bukan pertama kalinya Kim Kardashian membuka diri tentang perjalanan panjangnya yang membuatnya tidak nyaman saat mengenakan busana untuk fashion.
Di 2019, dalam acara Met Gala, Kim Kardashian tampak mengenakan gaun korset Thierry Mugler. Ia mengatakan ia tidak bisa buang air kecil selama sekitar empat jam. Dan tak hanya itu, ia bahkan sangat kesulitan untuk makan malam di acara tersebut saking ketatnya gaun itu melekat di tubuhnya. Tampaknya, prinsip 'beauty is pain' benar-benar diterapkan secara harfiah, ya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan