Suara.com - Memberikan nama jadi salah satu tugas pertama bagi orangtua saat anaknya lahir. Kebanyakan masyarakat Indonesia meyakini kalau nama menjadi doa bagi kehidupan anak seterusnya.
Mulai dari bahasa asing, nama tempat, nama bunga, hingga mengutip dari kitab agama tertentu kerap kali menjadi rujukan dalam memberikan nama kepada anak. Lantaran akan digunakan seumur hidup, tentu orangtua ingin bisa menemukan nama bagi anaknya dengan makna terbaik dan pelafalan semenarik mungkin.
Namun, di Inggris ternyata ada sepuluh nama bayi yang diyakini memiliki makna buruk. Sehingga dilabeli sebagai nama terburuk bagi bayi. Menariknya, beberapa nama sebenarnya cukup populer digunakan, termasuk di Indonesia.
Daftar nama tersebut terungkap pada situs parenting di Inggris bernama Mumsnet. Sejumlah alasan dibalik label buruk pada nama tersebut sebenarnya dianggap terlalu aneh, bahkan tak masuk akal.
Dikutip dari Mirror, berikut sepuluh daftar nama terburuk bagi bayi menurut masyarakat Inggirs:
- Mia diyakini memiliki kepanjangan dari 'missing in action' atau kehilangan peran.
- Lana, nama ini dianggap buruk lantaran apabila dieja secara terbalik menjadi kaya yang agak kasar.
- Fanny, tidak ada alasan spesifik mengapa nama ini dianggap buruk.
- Grace, beberapa meyakini kalau nama ini justru identik dengan kelemahan dan tidak berdaya.
- Amelia termasuk salah satu nama yang cukup umum, termasuk juga di Indonesia. Tapi nama ini dianggap identik dengan anak manja yang suka merengek.
- Graham, dalam pelafalan bahasa inggris, nama tersebut jadi terdengar 'Grey Ham'
- Flora atau dalam bahasa latin berarti tumbuhan. Tapi sejumlah ibu justru merasa nama flora mengingatkan mereka terhadap bakteri.
- Alexa, nama ini dianggap terlalu mirip dengan asisten virtual.
- Mercedes sama seperti nama merek transportasi yang terkenal sedunia. Namun, para orangtua protes karena merasa anak-anak bukan mobil.
- Luna, nama ini dinilai lebih cocok menjadi nama hewan peliharaan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA