Suara.com - Apakah Anda pernah mendengar istilah mental breakdown? Sebagai langkah antisipasi, Anda mungkin perlu mengetahui dan memahami ciri-ciri mental breakdown yang paling dasar.
Dari waktu ke waktu. hampir semua orang merasa kewalahan. Stresor dari kehidupan sehari-hari maupun stresor akut dapat menyebabkan perasaan cemas, sedih, dan ketidakmampuan untuk mengatasinya.
Apa yang Memicu Mental Breakdown?
Dilansir dari Future Recovery Health Care, mental breakdown atau gangguan mental adalah situasi kesehatan mental yang serius yang membutuhkan bantuan profesional segera. Gangguan mental bisa disebabkan oleh jumlah stres yang berlebihan serta keterampilan koping yang buruk.
Stres dapat berupa sesuatu yang telah terbentuk dari waktu ke waktu atau berupa peristiwa stres yang tiba-tiba terjadi atau serangkaian peristiwa stres yang datang tiba-tiba. Ini berbeda pada setiap orang. Jumlah stresor dan jenis stresor yang dapat ditanggung setiap orang sebelum mereka 'hancur' pun berbeda.
Terkadang, ada masalah kesehatan mental mendasar yang terjadi sehingga dapat menyebabkan atau berkontribusi pada gangguan mental. Orang-orang dengan gangguan kecemasan seperti panic disorders atau anxiety disorders dapat lebih rentan untuk mengalami mental breakdown.
Ketika Anda atau orang yang Anda cintai mencari bantuan untuk mental breakdown atau isu kesehatan mental lainnya, penting untuk menemukan pusat perawatan yang secara efektif menangani gangguan yang terjadi bersamaan seperti ini.
Sangat penting untuk mendapatkan bantuan untuk gangguan mental segera. Mengenali ciri-ciri mental breakdown yang akan datang—atau gangguan yang sedang terjadi—juga amat penting.
Ciri-Ciri Mental Breakdown
Baca Juga: 7 Dampak Positif Media Sosial, Memperluas Pertemanan sampai Belajar Empati
Meskipun tanda-tanda gangguan mental berbeda-beda pada setiap orang, ada beberapa gejala yang harus diperhatikan jika Anda merasa Anda atau orang lain mengalami gangguan mental. Namun pertama-tama, pahami seperti apa gejala awalnya.
Tanda Peringatan Dini Gangguan Mental
- Merasakan tekanan yang berlebihan atau merasa kewalahan
- Perasaan cemas dan depresi yang meningkat atau baru
- Masalah konsentrasi atau fokus
- Ketidakmampuan untuk melakukan tugas sehari-hari yang umum
- Merasa atau tampak malas
- Perubahan suasana hati terkadang ekstrem
- Perubahan pola makan, tidur, dan perawatan diri
- Peningkatan minum alkohol atau penggunaan zat tertentu untuk mengatasi masalah
Mengenali tanda-tanda ini, penting agar Anda atau orang yang Anda cintai dapat membantu lebih cepat daripada nanti. Menerima bantuan pada tahap ini dapat menghentikan terjadinya gangguan mental.
Tanda-Tanda Gangguan Mental secara Fisik
Berikut adalah beberapa gejala fisik lain yang terkait dengan gangguan mental:
- Masalah pencernaan
- Kelelahan ekstrim
- Ketegangan atau nyeri otot
- Sakit kepala dan/atau migrain
- Pusing
- Jantung berdebar atau jantung berdebar-debar
- Keringat berlebihan
- Sakit punggung
Gangguan mental dapat disalahartikan sebagai panic attack atau anxiety attack yang menyebabkan gejala serupa. Selain itu, serangan panik atau kecemasan dapat disalahartikan sebagai serangan jantung. Sangat penting ketika menilai gejala Anda sendiri atau orang lain untuk memperhitungkan stresor terkait atau peristiwa traumatis.
Jika Anda atau orang yang Anda cintai menunjukkan ciri-ciri mental breakdown, segera cari bantuan profesional. Begitu masalah kesehatan mental lainnya, semakin cepat Anda mendapatkan perawatan, semakin baik.
Kontributor : Yulia Kartika Dewi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim