Suara.com - Jika operasi plastik umumnya dilakukan untuk mempercantik wajah, tapi tidak dengan 8 perempuan di Kelantan, Malaysia. Alasan mereka melakukan operasi cukup unik, yakni agar tidak tertangkap polisi.
Tak main-main, 8 perempuan ini ternyata adalah buronan kepolisian Kelantan, Malaysia selama 17 tahun lamanya.
Mengutip World of Buzz, Selasa (26/4/2022) para perempuan itu diduga tengah menghadapi berbagai kasus pembunuhan, pemerkosaan, dan pencurian.
Kepala Polisi Kelantan, Datuk Shafien Mamat mengatakan bahwa perempuan tersebut telah buron selama 17 tahun, dan kemungkinan besar kata dia, para perempuan itu masih bersembunyi di suatu tempat di Kelantan.
Dia juga mengatakan bahwa perempuan tersebut sudah berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain, untuk menghindari pelacakan dan penangkapan polisi.
"Kami masih mencari mereka dan telah menghubungi polisi di luar Kelantan untuk mencari mereka. Beberapa di antaranya juga sudah melarikan diri ke Thailand dan mengubah identitas mereka agar tidak terdeteksi oleh polisi," ungkap Shafien.
Bahkan ia juga mengatakan, perempuan yang melarikan diri ke luar negeri sudah menikah dengan warga negara tersebut.
"Mereka takut kembali ke Kelantan, karena takut ditahan polisi," tambahnya.
Melalui laporanya di Markas Besar Kontingen Polisi (IPK) Kelantan, Shafien mengakui jika masalah ini jadi salah satu tantangan terbesar, tapi dipastikan polisi akan terus lakukan pelacakan.
Baca Juga: Wajahnya Dibilang Beda, 5 Penampilan Terbaru Millen Cyrus
"Polisi mencari keluarga mereka, tetapi mereka tidak mau bekerja sama. Mereka mengatakan bahwa sudah lama tidak berhubungan dan berkomunikasi dengan para tersangka," tutup Shafien.
Berita Terkait
-
Givri Taj Cerita Transformasi Lewat Operasi Plastik di Vietnam, Sedot Lemak hingga Fat Grafting
-
Heboh Fenomena Tentara Korsel: Latihan Militer No, Operasi Plastik Yes
-
Ria Ricis Akhirnya Akui Oplas Hidung, Sekalian Biar Makin Cantik
-
Dari Tabu ke Tren: Mengapa Pasien Indonesia Mulai Melirik Bangkok untuk Operasi Plastik
-
Operasi Plastik: Solusi Kreatif Atasi Sampah Plastik Lewat Hal Simpel
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bahlil Semprot AMPI: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'
-
Proyek PSEL Legok Nangka Dimulai, Ditarget Sulap 2.131 Ton Sampah Bandung Jadi Listrik
-
Curang! John Herdman Usir Pelatih Vietnam Intip Pemanasan Timnas Indonesia
-
Lansia di Cakung Disekap Saat Hendak Salat Zuhur, Emas hingga HP Raib Digondol Perampok
-
Siapa Ece Andi? Penjual Cilok Pelabuhanratu yang Viral Karena 'Mirip' Lionel Messi
-
Permudah Transaksi Mahasiswa Indonesia di Hong Kong, BNI Perluas Ekosistem Keuangan Digital
-
Digerebek di Denpasar, Pria Ini Simpan Ekstasi dan 5 Senpi Rakitan di Ruang Tamu
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Vietnam: Mitchell Baker Juru Gedor, Thom Haye Kunci
-
Bukan Pagar Malnya yang Salah, Diamnya Manajemen Dinilai Bikin Geram
-
Bobby Nasution: Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra