- Prajurit aktif militer Korea Selatan kini marak melakukan prosedur operasi plastik di tengah masa tugas mereka.
- Tindakan bedah kosmetik tersebut menyebabkan gangguan serius terhadap kesiapan fisik prajurit dalam mengikuti jadwal latihan militer.
- Klinik di kawasan Gangnam memicu tren ini dengan menawarkan promosi khusus serta diskon besar bagi personel militer.
Suara.com - Militer Korea Selatan kini menghadapi fenomena tak lazim di kalangan prajurit muda, yakni meningkatnya tren operasi plastik selama masa tugas.
Kondisi ini mulai menimbulkan gangguan terhadap kesiapan latihan hingga operasional di lapangan.
Menurut laporan Korea Times, sejumlah komandan di unit garis depan mengaku harus menyesuaikan jadwal latihan karena prajurit kembali ke barak dalam kondisi pascaoperasi plastik.
Salah satunya terjadi ketika seorang letnan terpaksa menolak prajurit ikut latihan cuaca dingin akibat hidungnya masih bengkak setelah prosedur bedah kosmetik.
“Saya benar-benar bingung karena dia menjalani operasi hidung tanpa pemberitahuan tepat sebelum latihan,” ujar perwira tersebut, dikutip dari Korea Times.
Ia menilai kondisi itu berisiko menimbulkan komplikasi jika tetap dipaksakan turun ke lapangan.
Fenomena ini tidak lagi terbatas pada prajurit yang mendekati masa pensiun.
Jika sebelumnya operasi plastik umum dilakukan menjelang keluar dari dinas militer, kini prajurit aktif juga mulai melakukan prosedur serupa di tengah masa tugas.
Di kawasan Gangnam, Seoul, linik bedah plastik melaporkan peningkatan jumlah pasien dari kalangan militer.
Baca Juga: Megawati Hangestri Resmi Gabung Hyundai Hillstate, Kembali Berkarier di Liga Voli Korea Selatan
Seorang manajer klinik menyebut setiap minggu ada dua hingga tiga prajurit yang datang untuk konsultasi operasi mata atau hidung.
Seorang prajurit berusia 22 tahun bahkan mengaku menabung dari gajinya yang sekitar 1,2 juta won per bulan demi operasi kelopak mata.
“Saya menabung berbulan-bulan, bahkan mengurangi belanja di kantin agar cukup untuk operasi,” ujarnya.
Tak sedikit klinik kecantikan yang menawarkan diskon khusus untuk personel militer.
Beberapa bahkan aktif memasarkan promo melalui media sosial, termasuk cara memanfaatkan asuransi swasta untuk menekan biaya.
Dalam laporan Hankook Ilbo, seorang jurnalis yang menyamar sebagai prajurit juga ditawari potongan harga hingga 40 persen di sebuah klinik di Gangnam.
Berita Terkait
-
Megawati Hangestri Resmi Gabung Hyundai Hillstate, Kembali Berkarier di Liga Voli Korea Selatan
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Setelah Hancurkan Patung Yesus Kini Tentara Israel Lecehkan Patung Bunda Maria
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Tim Advokasi Khawatir Ada Upaya Damai dalam Kasus Tragis PRT Benhil
-
Ketakutan Penjaga Perlintasan Rel Liar Usai Tragedi Bekasi: Kami Juga Tak Mau Celakakan Orang!
-
Nadiem Jadi Tahanan Rumah, Kejagung Siapkan Pengawasan 24 Jam dan Gelang Elektronik
-
Targetkan 500 Ribu Lulusan SMK Kerja di LN, Cak Imin Prioritaskan Siswa dari Keluarga Miskin
-
23 Selamat, 14 Hilang! Drama Mencekam Pekerja Migran Indonesia di Laut Malaysia
-
Blokade Selat Hormuz Picu Lonjakan Harga Gas Jerman, Ancaman Krisis Energi Menghantui Warga Eropa
-
Melanggar Perda, Satpol PP DKI Siap Sikat Lapak Hewan Kurban di Trotoar
-
NHM Kerahkan Tim Darurat, Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Dievakuasi
-
Jejak Alumni Kamboja di Hayam Wuruk: Mengapa Jakarta Dipilih Jadi Basis Judol?
-
TelkomGroup Resmikan Community Gateway Wamena