Suara.com - Selama bulan puasa, acara buka bersama seolah sudah menjadi hal yang wajib dilakukan. Bahkan, ada pula yang menerapkan dress code saat buka puasa bersama agar suasana makin meriah.
Salah satu contoh adalah unggahan dari akun TikTok @chumiiiiiiiiiiiiiii yang lantas menjadi viral. Waniat ini membagikan momen buka bersama dengan dress code seragam SMA.
Lewat unggahan TikTok, wanita ini mengungkap jika dirinya melakukan buka bersama dengan anggota OSIS saat masih SMA dulu.
Agar acara lebih meriah, wanita ini dan teman-temannya pun memutuskan untuk memakai batik seragam SMA. Padahal, kini mereka sudah semester 6 berkuliah.
"Dress code bukber OSIS: batik SMA," tulisnya dalam keterangan di caption unggahan TikTok tersebut.
"Fyi, ini udah pada semester 6," tambahnya.
Dalam video, wanita ini pun mengungkap bahwa dirinya akan memberikan rating mix-and-match seragam batik yang digunakan teman-temannya.
Meski ada yang hanya menggunakan seragam batik dengan bawahan celana, ada pula yang menjadikan batik tersebut sebagai outer.
Selain itu, ada pula yang memakainya sebagai inner dan melapisinya dengan kardigan hingga jaket.
Baca Juga: Tetap Stylish saat Musim Hujan dengan 5 Outfit Berikut Ini
Namun, ada juga yang malah memakai baju batik dilapisi seragam OSIS saat masih SMA dulu.
Video buka bersama dengan outfit batik seragam SMA itu sendiri kini sudah ditonton lebih dari 570 ribu kali sejak dibagikan oleh akun @chumiiiiiiiiiiiiiii.
Melihat dress code buka bersama yang tidak biasa tersebut, warganet pun ramai meninggalkan komentar hingga ikut terinspirasi.
"Effort banget loh nyari batiknya sampai kardus terdalam, untung belum dijadiin kain lap," tulis salah satu komentar.
"Oke juga buat ditiru," tambah warganet lain setuju.
"Masa buber SD pakai baju SD," imbuh komentar lainnya.
"Mau begini sekolahku nggak pakai batik."
"Aku yang SMA-nya pakai batik bebas nggak bisa relate," curhat komentar lain menambahkan.
Berita Terkait
-
Cinta Kuya Pamer Foto Pernikahan Uya Kuya dan Astrid Khairunisha, Netizen: Pernikahan Termewah Pada Masanya
-
Beda dari Lainnya, Anime Lovers Berikan Takjil Sekalian Cosplay, Warganet: Wibu Halal
-
Nyesek Teman Minta Traktir Ultah Malah Tak Ada yang Datang, Para Karyawan Resto Mendadak Lakukan Hal ini, Bikin Terharu
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan