Suara.com - Denok Marty Astuti merupakan sosok inspiratif lantaran dikenal sebagai pejuang sampah yang gigih menggerakkan masyarakat, khususnya warga Solo untuk mengurangi tumpukan sampah yang berpotensi mencemari lingkungan dengan mengembangkan program bank sampah.
Awalnya, tidak sedikit penolakan yang ia terima dari masyarakat. Pantang menyerah, Denok pun terus mengasah kemampuannya berbicara di depan publik dan berupaya meyakinkan masyarakat bahwa gerakan pemilahan sampah ini bisa memberikan dampak yang cukup besar terhadap lingkungan, sosial, bahkan ekonomi.
Berkat ketangguhan dan konsistensi yang tinggi, program yang berlangsung sejak 2016 ini telah berhasil mengajak masyarakat di Wilayah Solo Raya untuk mendirikan 134 unit bank sampah.
Selain warga pemukiman, Denok juga merangkul berbagai pihak mulai dari pelajar, pemuka agama, pelaku usaha, hingga instansi pemerintah Kota Solo agar gerakannya bisa berjalan lebih masif.
Kegigihan dan keberhasilannya menggerakkan warga Solo untuk mengurangi sampah inilah yang membuatnya terpilih menjadi salah satu pembawa perubahan dalam gerakan Changemakers Nusantara yang diinisiasi oleh Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB), organisasi nirlaba pembawa perubahan yang merupakan bagian dari GoTo Group.
YABB sendiri hingga kini berhasil mengumpulkan lebih dari 1.800 changemakers dalam inisiatif Changemakers Nusantara yang mulai digerakkan sejak Maret lalu.
Changemakers Nusantara bertujuan untuk menggerakkan para changemakers yang ada di Tanah Air agar berperan aktif membawa perubahan bagi masyarakat dan lingkungan.
Ribuan pembawa perubahan yang bergabung dalam gerakan Changemakers Nusantara ini merupakan sebagian kecil dari changemakers yang ada di Indonesia.
Para changemakers ini mencakup individu maupun organisasi yang terbukti mampu membawa perubahan bagi masyarakat baik dalam bidang pendidikan, sosial, lingkungan, kesehatan, dan sains.
Baca Juga: Angkat Kisah Perempuan Inspiratif, Ini 3 Fakta Menarik Film Yuni
Para pembawa perubahan ini akan berkumpul di acara ‘Changemakers Nusantara Day’.
Acara ini diharapkan dapat menginspirasi dan menggerakkan anggota masyarakat untuk juga berani menjadi changemakers, sehingga dapat menghasilkan dampak perubahan yang lebih masif.
Chairwoman YABB Monica Oudang mengatakan, changemakers merupakan pemeran utama bagi YABB untuk mewujudkan perubahan yang mengakar dan berkelanjutan dengan fokus pada isu sosial, ekonomi, dan lingkungan.
"YABB percaya bahwa setiap individu memiliki kekuatan untuk membawa perubahan, sebuah potensi yang butuh digerakkan. Kami hadir untuk mengembangkan potensi tersebut, serta mengumpulkan ribuan potensi yang sudah terasah, agar bersama bisa menciptakan dampak yang lebih kuat," ujarnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, para pembawa perubahan seperti Denok Marty Astuti sejatinya memiliki ketangguhan, ketangkasan, dan kemampuan berkolaborasi untuk menciptakan suatu perubahan.
YABB memahami bahwa peran kolaborasi sangat penting dalam mewujudkan perubahan yang signifikan.
Oleh karena itu, YABB mengajak seluruh pembawa perubahan serta para pemangku kepentingan multisektor di Indonesia untuk berkumpul dalam acara ‘Changemakers Nusantara Day‘ pada 19 Mei 2022.
Acara yang rencananya akan dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintahan, perwakilan duta besar, organisasi non-profit, perusahaan, serta masyarakat luas ini bisa menjadi titik awal terjalinnya kolaborasi antar berbagai pihak.
Dengan demikian, dampak perubahan diharapkan bisa lebih masif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Lebih Transparan, Begini Cara BRI Digitalisasi Transaksi di Lapas
-
Kenyamanan Jadi Prioritas Baru dalam Mobilitas Warga Kota
-
Heboh Transpuan Bogor Dilempar Air Seni, Amnesty Duga Buntut dari Perpres 111/2025
-
Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026
-
Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan
-
Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan
-
Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?
-
Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia
-
6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius
-
Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026