Suara.com - Sabun jadi salah satu produk pembersih yang sering digunakan setiap hari, baik untuk mandi maupun mencuci tangan. Bentuk sabun tersebut umumnya ada yang berbentuk cair juga batangan.
Dari segi keefektifan membunuh kuman, menurut Kepala komite pencegahan dan pengendalian infeksi RSPI Sulianti Saroso dr. Titi Sundari SP.P(K)., kedua jenis sabun tersebut sama baiknya.
Hanya saja terdapat kekurangan dari masing-masing jenis sabun yang berkaitan dengan cara pemakaian dan penyimpanannya.
"Fungsi dari sabun terutama adalah membuka permukaan tangan sehingga akan memudahkan untuk menghilangkan kuman yang melekat," kata dokter Titi dalam siaran langsung Radio Kesehatan, Rabu (11/5/2022).
Secara kemasan, sabun cair memang lebih higienis karena selalu tersimpan dalam botol sehingg tidak mudah terkontaminasi. Tetapi, nilai efektif sabun cair bisa berkurang apabila botol dicampur dengan air ketika sabun tersisa sedikit.
"Jangan sabun cair ditambah air, dioplos itu tidak baik karena risiko kuman tumbuh di air. Sabun yang sudah ditambah air, konsentrasinya menurun. Jadi jangan mengoplos sisa sabun yang tinggal sedikit, apalagi dipakai berapa lama. Kalau hanya dikocok untuk bersihkan botol itu tidak apa-apa," tuturnya.
Sementara kelemahan sabun batang juga bisa jadi sarang bertumbuhnya kuman apabila sabun tergenang air. Menurut dokter Titi, sabun batang harus selalu dalam keadaan kering meskipun sudah dipakai berulang kali.
Sabun batang untuk mandi boleh digunakan juga untuk mencuci tangan. Dokter Titi menyampaikan, tidak masalah untuk membedakan keduanya.
"Yang penting sebetulnya pemilihan dari sabun tersebut. Ada sabun yang memang keras sampai akhirnya kulit terkelupas, itu risiko bagi yang dermatitis atau gangguan kulit tidak boleh dipakai untuk mencuci tangan," ujarnya.
Baca Juga: Mengenal Nutrisi Buah Pepaya Segar yang Bisa Memutihkan Kulit secara Alami
"Kalau mandi kan hanya sehari dua kali, tapi kalau cuci tangan berkali-kali. Jadi lebih baik pilih sabun yang lembut di kulit, sehingga tangan tidak terjadi dermatitis atau alergi dari sabun," sarannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi