Suara.com - Setiap chef pastry memiliki gaya dan cara memasaknya masing-masing. Salah satunya Chef Yongki Gunawan yang pilih tidak pakai sarung tangan saat membuat adonan pastry.
Dalam acara diskusi di Chef Expo 2022 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat ia bercerita kerap mendapat pertanyaan di kolom komentar di kanal YouTube-nya, karena saat membuat adonan pastry ia tidak menggunakan sarung tangan.
Hal itu ia lakukan, karena menurutnya menggunakan sarung tangan justru tidak hygine atau bersih. Apalagi jika sarung tangannya dipakai dengan cara pasang dan lepas.
"Saya tuh kalau buat adonan dari tangan asli, nggak bisa pakai sarung tangan, karena justru pakai sarung tangan itu tidak hygine. Misalnya ambil makanan pakai sarung tangan, dilepas mau ambil duit terus pakai lagi sarung tangannya, kan jadi jorok kalau tanpa cuci tangan. Bersih kalau terlalu nemen (berlebihan) itu malah penyakit pada datang," ungkap Chef Yongki di JIEXpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (20/5/2022).
Ia melanjutkan, yang terpenting dalam proses pembuatan adonan pastry meski tidak pakai sarung tangan, tapi harus selalu cuci tangan setelah melakukan berbagai kegiatan.
"Yang penting cuci tangan, karena saya jujur nggak bisa pakai sarung tangan," tutupnya.
Sementara itu, mengutip Fullfact.org, penelitian di 2020 yang didukung Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO membuktikan, bahwa cuci tangan lebih baik untuk mencegah kuman dan virus dibanding memakai sarung tangan.
Ini karena sarung tangan tidak bisa melindungi dari kuman ataupun virus. Tapi sarung tangan bisa memindahkan kuman ke permukaan apapun yang disentuh oleh sarung tangan tersebut. Akhirnya bisa membuat penyebaran virus makin lebih luas.
"Jangan memakai sarung tangan kecuali jika Anda menggantinya usai menyentuh setiap benda yang tersentuh. Ganti sarung tangan dengan membersihkan tangan adalah cara yang lebih baik," tulis postingan tersebut.
Baca Juga: Resep Bolu Kukus Pisang Tanpa Mixer dan Oven Tetap Mengembang Sempurna
Berita Terkait
-
Dari Resep Keluarga ke Petak Enam, Tuan Wen 1980 Hidupkan Lagi Kue Peranakan Tionghoa
-
Di Balik Manisnya Kue Pais, Ada Kisah Ketangguhan Masyarakat Adat Tidung yang Ingin Tetap Hidup?
-
Nauelle Patisserie, Keajaiban Rasa Premium yang Lahir dari Dapur Rumahan
-
5 Trik Jitu Jaga Kue Kering Lebaran Tetap Awet Renyah!
-
Tips Menyimpan Kue Kering Sisa Lebaran agar Tetap Renyah dan Tidak Melempem
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Letupan Tengah Malam di Bumi Waras: Gudang Frozen Food Rp3 Miliar Ludes Dilalap Api
-
Terungkap di Sidang! Kuota Haji Tambahan Diatur 'Satu Pintu' Lewat Fuad Hasan Masyhur
-
Nathalie Holscher Pasang Badan Tunjukkan Bukti Mewah Usai Suami Dituduh Numpang Hidup
-
IHSG Hari Ini Di Ujung Tanduk, Mampukah Tembus Resistance 6.300?
-
Niat Investasi di Lumajang, 2 Pria Ini Malah Kehilangan Koper 1 Miliar
-
5 Penyebab Kenapa Nasi di Rice Cooker Cepat Basi dan Cara Mengatasinya
-
Pasir Putih Situbondo Dibuka untuk Investor, Investasi Ditaksir Rp40 Miliar
-
6 Zodiak Paling Tidak Sabar: Anti Lelet dan Benci Hal yang Bertele-tele
-
Ekshumasi Sutrimo Digelar Tanpa Keluarga, Kuasa Hukum: Mereka Tak Kuat Lihat Jasad
-
GrabAcademy Buka Jalan Mitra Naik Kelas, dari Driver hingga Jadi Pengusaha