Suara.com - Tempat wisata biasanya memiliki aturan yang wajib dipatuhi oleh setiap pengunjung. Sayangnya, terkadang aturan yang tertera justru dilanggar begitu saja para pengunjung. Padahal, aturan-aturan itu dibuat demi keselamatan dan kenyamanan para wisatawan.
Belum lama ini, seorang pria menunjukkan fenomena ironis yang ia lihat. Dalam unggahannya, ia sedang berada di salah satu pantai Kota Palu. Terlihat sebuah plang yang cukup besar menuliskan larangan untuk berenang di laut karena ada buaya yang berbahaya.
"Dilarang benereng! Ada buaya," demikian kalimat yang tertulis pada plang tersebut, lengkap dengan gambar buaya di tengahnya.
Larangan ini seharusnya dipatuhi oleh setiap pengunjung demi keselamatan diri. Sayangnya, pemandangan yang ditunjukkan pria ini tak seperti itu.
Dalam video tersebut, terlihat banyak sekali orang yang berenang di laut. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, mereka tampak menikmati air laut dengan suka cita.
Hal itu cukup membuat pria ini heran, terlebih karena situasinya benar-benar sangat ramai. Mereka seolah tak takut dengan buaya yang mungkin muncul di sana.
Bahkan dalam video itu, terlihat beberapa orang berenang cukup jauh dari pinggir pantai. Hal ini benar-benar mengherankan karena aturan yang tertera demi keselamatan benar-benar tak digubris.
Video ini lantas menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.
"Mau heran tapi ini Indonesia," komentar seorang warganet.
Baca Juga: Dua Objek Wisata di Jawa Barat Ini Jadi Destinasi Wisata Favorit selama Libur Lebaran
Warganet lain ikut berkomentar. "Iya, benar sekali. Waktu jalan-jalan ke Pantai Talise itu heran juga ada peringatan soal buaya tapi orang-orangnya tetap santai berenang," ujar warganet ini.
"Kok, bisa ya nggak takut buaya? Mana ramai banget lagi di sana," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Sementara itu, hingga Rabu (25/5/2022), video ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 5 juta kali di TikTok.
Untuk menonton video selengkapnya, klik di sini!
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Beda Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki, Jangan Sampai Keliru Memilihnya
-
Concealer untuk Mata Panda Warna Apa? Ini Tips Memilih dan 5 Rekomendasinya
-
5 Jenis Pompa Air Sesuai Kedalaman Sumur, Ketahui agar Tidak Salah Beli
-
Apakah Pompa Air Boleh Nyala Terus? Ini Cara Merawat yang Benar agar Awet
-
4 Kipas Angin Hemat Listrik yang Sejuk dan Ramah Tagihan Bulanan, Andalan saat Cuaca Panas
-
7 Jersey Original Murah Piala Dunia 2026: Mulai Rp300 Ribuan, Asli Adidas dan Nike!
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal Cushion Empuk, Melindungi Lutut Pelari Big Size
-
3 Sunscreen di Bawah Rp20 Ribu dengan SPF Tinggi, Anti-Kantong Kering In This Economy
-
Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
-
3 Pilihan Sepatu Lari Brodo: Kualitas Jempolan, Cocok untuk Pemula hingga Profesional