Suara.com - Seiring berjalannya waktu, warung kelontong kini baik bangunan dan interiornya mulai berubah. Tak seperti halnya dengan situasi dalam foto jadul di warung berikut ini.
Ya, beberapa waktu lalu warganet dibuat bernostalgia usai menyaksikan foto jadul di salah satu warung kelontong.
Dihimpun dari laman Hitekno, akun Ronald membagikan foto jadul di warung tersebut melalui forum INDONESIA TEMPOE DOELOE beberapa waktu yang lalu.
Pada foto yang diunggah terlihat beberapa orang pria tengah berpose sambil membeli produk di warung kelontong itu.
"Papa saya dan dagangannya di awal 1980-an," tulis Ronald pada caption-nya. Postingan foto jadul menarik perhatian warganet setelah memperoleh lebih dari 1.000 tanda suka dan puluhan komentar.
Banyak warganet yang mengenang berbagai produk lawas di era jadul. Foto memperlihatkan sebuah warung rokok bernama "Bahagia". Terdapat beberapa orang pria yang berpose di depan warung tersebut.
Salah seorang pria memakai celana pendek cukup ketat di atas lutut. Tiga pria lain nampak mengenakan celana panjang dan kaos kasual. Model topi koboi dan celana cutbray pernah menjadi tren di era 70-an dan awal 80-an.
Selain rokok, warung tersebut juga menyediakan kebutuhan rumah tangga lain seperti sampo, deterjen, dan sabun. Kita bisa melihat sampo sachet merek Clinic dan deterjen Rinso dengan kemasan lawas.
Beberapa poster rokok juga terpampang cukup besar di sekitar warung termasuk Commodore Filter, Kansas, dan Ardath. Dikutip dari Wikipedia, Commodore Filter merupakan merek rokok yang diluncurkan sekitar tahun 1960-an.
Baca Juga: Pertama Kali ke Rumah Pacar, Cewek Disambut Meriah Keluarga Pakai Seragam
Merek tersebut pernah nge-hits di kalangan anak muda pada tahun 90-an. Commodore Filter dulu diproduksi oleh BAT Indonesia.
Merek rokok ini diproduksi kembali lewat Bentoel Group melalui PT Adhitama Sejahtera Abadi, Malang. Foto jadul mengenai suasana warung di tahun 1980-an memancing beragam komentar dari .
"Wah ada Kansas kuning, klasik banget," kata warganet lain.
"Rambutnya ala Bang Rhoma," komentar salah seorang warganet.
"Kansas pendek, nostalgia zaman sekolah dulu," ungkap warganet lainnya.
"Bungkus ijo Commodore Filter selalu dibawa sama bapak dulu. Jadi ingat almarhum bapak (emoticon sedih)," tulis warganet lain.
"Oalah, ternyata Rinso dulu kayak gitu kemasannya," balas akun lain. Itulah tadi foto jadul mengenai warung di tahun 1980-an, bagaimana pendapat kalian?
(Hitekno/Rezza Dwi Rachmanta)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut
-
Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI
-
Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan
-
Tenxi hingga NDX AKA Meriahkan Primaria Fest 2026, Momen Titip Doa buat Korban Gempa Bikin Haru
-
PB PII soal Rencana Aksi AMPB 27 Agustus: Silakan Tapi Jangan Sebar Politik Kebencian
-
Perluas Jaringan ke Sumut, iCAR Medan City Store Hadir di Centre Point
-
PB PII Wanti-wanti Demo AMPB Pati: Jangan Sampai Ditunggangi dan Picu Kekacauan Lagi
-
PB PI Jaksel Bangun Ekosistem Padel Lewat Unity Cup 2026
-
Viral Karpet Biru dan Baliho Sambut Kedatangan Prabowo di Kalteng, Berapa Biayanya?
-
Dari Prompt hingga Strategi Bisnis, Buku Baru Dr. Dini Fronitasari Sasar Pelaku UMKM