Suara.com - Banyak kasus perselingkuhan dimulai dari bertukar kabar hingga saling curhat dengan lawan jenis. Meski demikian, arti dan batas perselingkuhan sendiri bisa sulit didefinisikan.
Dikatakan konselor pernikahan Indra Noveldy, setiap orang bisa menetapkan batas berbeda terkait mana yang masuk kategori selingkuh atau masuk kategori tidak selingkuh.
Hanya saja, ia secara gamblang memasukkan kriteria berselingkuh sesederhana saling curhat dengan lawan jenis. Penulis buku Menikah untuk Bahagia itu mengatakan, curhat bisa membuka pintu perselingkuhan!
"Definisi perselingkuhan bisa berbeda pada tiap orang. Namun, bagi saya definisi perselingkuhan itu sederhana, ketika kita membuka jalan secara sengaja maupun tidak sengaja, untuk curhat ke orang lain. Itu sama saja sudah membuka pintu perselingkuhan," ujarnya.
Lebih lanjut, definisi yang ditetapkan Indra mengenai curhat membuka pintu perselingkuhan bukan tanpa alasan mendasar. Menurut pemahaman dan pengalamannya, perselingkuhan dapat terjadi mulai dari hal sepele, seperti mengobrol dengan lawan jenis yang bukan pasangan resmi.
"Tidak ada orang yang berniat selingkuh. Semua terjadi tanpa sengaja. Awalnya bisa saja sekadar cerita, bertukar pikiran, atau bertanya. Tapi lama-lama bisa merasa nyaman satu sama lain. Makin masuk ke dalam, makin terjebak dan malah makin sulit keluar, persis seperti kita berada di dalam pusaran air."
Maka dari itu, ia meminta orang yang telah berpasangan untuk sedini mungkin menjauhi celah perselingkuhan, seperti curhat kepada lawan jenis, dengan niat apa pun meski dengan sahabat sendiri.
"Sejak awal, tutuplah celah perselingkuhan sedini mungkin, bahkan gak usah mendekati pinggirannya," tegasnya dikutip dari siaran pers hasil survei Teman Bumil dan Populix, Jumat (17/6/2022).
Definisi perselingkuhan berdasarkan penjelasan Indra, senada dengan hasil survei yang dilakukan oleh dua badan tersebut di mana sebanyak 51 persen responden setuju bahwa perselingkuhan adalah melakukan percakapan intens dan intim dengan lawan jenis tanpa sepengetahuan pasangan resmi.
Sementara, 48 persen mengategorikan perselingkuhan sebagai pertemuan diam-diam dengan lawan jenis tanpa sepengetahuan pasangan resmi dan 8 persen menganggap bahwa kagum terhadap seseorang yang bukan pasangannya adalah bentuk perselingkuhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
6 Cushion Non-Comedogenic untuk Makeup Mulus Tanpa Khawatir Wajah Breakout
-
Hair Dryer Canggih Hadir dengan Teknologi Ion dan Kolagen untuk Rambut Lebih Sehat
-
4 Ide Olahan Daging Sapi Kurban yang Tahan Lama untuk Stok Anak Kos
-
7 Destinasi Wisata Terbaik di Bengkulu yang Wajib Dikunjungi Wisatawan
-
Banyak Orang Baru Sadar, Memisahkan Uang per Kebutuhan Bikin Finansial Lebih Aman
-
Bolehkan Puasa Arafah tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadan? Ini Penjelasannya
-
3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
-
Kapan Puasa Arafah 2026? Ini Keutamaan bagi yang Tidak Berhaji
-
Lipstik yang Aman untuk Ibu Hamil seperti Apa? Ini 5 Rekomendasinya
-
7 Tips Membuat Gorengan Tetap Renyah Walau Sudah Dingin