Suara.com - Bagi perempuan, memilih celana dalam tak sekadar kenyamanan, tetapi juga kesehatan. Fungsinya sebagai pelindung organ intim, membuat Anda harus selektif memilih celana dalam.
Ada kalanya, Anda mungkin tergoda untuk memilih celana dalam yang seksi dan berenda. Boleh-boleh saja, tetapi ada baiknya Anda tak terlalu fokus pada model seperti ini untuk dipakai sehari-hari.
Dilansir dari Huffpost, para ginekolog merekomendasikan cara terbaik memilih celana dalam untuk mendukung kesehatan vagina Anda. Ini dia tipsnya.
1. Kain katun adalah pilihan terbaik
“Jika Anda mengenakan pakaian dalam yang tidak memungkinkan udara mengalir, seperti yang terbuat dari kain sintetis, jamur dan bakteri dapat tumbuh berlebih, karena mereka tumbuh subur di area yang gelap dan lembab,” kata Dr. Diana Hoppe, seorang obgyn sekaligus penulis "Healthy Sex Drive, Healthy You."
Sebaiknya pilih celana dalam yang terbuat dari serat alami yang dapat bernapas, yang tidak terlalu membatasi dan meminimalkan kontak dengan bahan kimia atau iritan tertentu.
Celana dalam katun masih dianggap sebagai yang terbaik karena lebih ramah terhadap area vulva dan vagina. Tapi, Anda juga bisa memilih celana dalam yang terbuat dari nilon, poliester, dan spandek, asalkan area selangkangannya memiliki lapisan katun.
“Untuk mereka yang rentan terhadap masalah seperti gatal, iritasi, sensitif atau infeksi, saya merekomendasikan kain yang dapat bernapas seperti katun, paling tidak di bagian selangkangan,” kata Dr. Alyssa Dweck, seorang ginekolog sekaligus ahli kesehatan reproduksi dan seksual.
2. Pilih yang ukurannya pas di tubuh
“Celana dalam yang pas di tubuh dapat membantu melindungi dari ketidaknyamanan dan iritasi. Anda ingin memastikan pakaian dalam pas dengan nyaman di labia Anda,” kata Dr. Pari Ghodsi, seorang ginekolog yang juga anggota American Congress of Obstetricians and Gynecologists (FACOG).
Celana dalam yang terlalu ketat dapat menyebabkan gesekan dan menyebabkan kista, rambut yang tumbuh ke dalam, kutil, dan masalah lainnya.
Baca Juga: Maling Celana Dalam Perempuan Tebar Teror di Sukabumi, Korbannya Capai Puluhan Orang
Selain itu, menurut Dr. Sheila Loanzon, seorang obgyn sekaligus anggota FACOG, sangat penting untuk memilih pakaian dalam dengan ukuran yang tepat untuk menghindari luka mikro atau mikrotrauma, serta lecet dan iritasi yang dapat disebabkan dari bahan kain.
3. Celana dalam seksi boleh, asalkan ukurannya pas
Celana dalam model thong atau yang bertali tak selalu buruk. Menurut Dweck, pastikan saja kain dan ukurannya nyaman dan tidak menyebabkan iritasi.
“Ada studi bagus dari jurnal Obstetrics and Gynecology yang membandingkan celana dalam biasa dengan model thong, dan ternyata tidak ada perbedaan apa pun terkait infeksi jamur, bakteri vaginosis, atau infeksi saluran kemih,” kata Dr. Kimberly Larson-Ohlsen, ginekolog di UCHealth Gynecology Clinic di Denver.
4. Perhatikan juga cara mencuci pakaian dalam
Cara penting lainnya untuk meningkatkan kesehatan vagina sehubungan dengan pakaian dalam adalah terkait dengan cara Anda membersihkan dan merawat pakaian dalam.
"Renda, parfum, pelembut kain dan iritasi lainnya pada kain dapat mempengaruhi pH vagina dengan cara yang negatif," kata Dr. Sherry Ross, pakar kesehatan wanita.
"Cuci pakaian dalam Anda dengan deterjen yang tidak mengandung pewarna atau pewangi, Saya juga mendidik wanita untuk tidak memakai pakaian dalam, terutama di malam hari atau saat bersantai di sekitar rumah," kata Larson-Ohlsen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Teras Nusantara Amphitheater: Simpul Kreativitas Berjiwa Terasering
-
8 Weton dengan Daya Pikat dan Pengasihan Alami Tinggi tanpa Susuk
-
Nggak Lagi Ragu Ganti Provider, Saatnya Beralih ke XL yang Terbukti Juara
-
6 Sepatu Lari Stylish untuk Nongkrong, Cocok Dipadukan dengan Berbagai Outfit
-
Persaingan Indonesia dan Thailand Memperebutkan Basis Produksi Utama Toyota
-
Gubernur Khofifah & Menteri PPPA Panen dan Tanam, Hadiri Pameran Produk SIKAP SMA, SMK, SLB Jombang
-
Jakarta Kembali Normal Pascademo, Pramono Pastikan CFD Besok Tetap Digelar
-
Misi Besar Gus Kikin di Muktamar NU: Sulap Jutaan Nahdliyyin Jadi Kekuatan Ekonomi
-
Kenapa Sertifikat Kompetensi Tenaga Kerja Kita Sering "Mandul" di Luar Negeri?
-
Baru Dibantai Dewa United, Brisbane Roar Antusias Hadapi Persija Jakarta