Suara.com - Seorang ibu dari 22 anak belakangan jadi sorotan. Pasalnya, perempuan bernama Krstina Ozturk itu baru berusia 24 tahun.
Sementara sang suami yang bernama Galip Ozturk berusia 54 tahun. Sebelumnya mereka tajir melintir, hidup mewah dan bergelimang harta. Namun, saat sang suami ditangkap atas tuduhan pencucian uang, Kristina mengaku kini hidupnya lebih sulit.
Dilansir dari NZ Herald, mereka tinggal sebuah kota pantai yang indah di republik Georgia Adjara sebelum penangkapannya pada 31 Mei.
Kristina memiliki satu anak dari hubungan sebelumnya ketika dia bertemu Galip, seorang pengusaha Turki yang dilaporkan memiliki perusahaan bus dan hotel.
Pasangan ini menghabiskan lebih dari $285.903 untuk ibu pengganti antara Maret 2020 dan Juli 2021 untuk menghasilkan 21 anak – dan menghabiskan $136,353 lebih lanjut untuk 16 pengasuh yang merawat anak mereka yang besar.
Namun, rencana mereka untuk mengembangkan keluarga lebih jauh baru-baru ini ditunda setelah Ozturk ditangkap setelah penggerebekan polisi.
Baron bus ditahan atas tuduhan terkait dengan pencucian uang dan pemalsuan dokumen, menurut laporan Bloomberg baru-baru ini.
Menurut laporan itu, saluran TV lokal menunjukkan cuplikan pasukan khusus yang menyerbu sebuah hotel yang dimiliki Ozturk di pusat perdagangan tepi laut yang berbatasan dengan Turki.
Sejak ditahan, Kristina telah vokal dalam berbagi perjuangannya di media sosial, menulis itu "sulit" tanpa sang suami
Baca Juga: Setara 144 SKS, Wanita Ini Heran Lihat Aplikasi di HP Ibunya
"Perasaan kesepian tidak meninggalkan saya bahkan dengan begitu banyak orang dekat di sekitar," tulisnya dalam sebuah posting Instagram, diterjemahkan secara longgar ke dalam bahasa Inggris.
"Sekarang lebih sulit bagi saya dari sebelumnya, saya tidak tahan diam, saya tidak tahan ketidakhadirannya, saya tidak bisa tidur dan bangun sendiri."
Pasangan itu bertemu di Georgia ketika Kristina, mantan penari telanjang, sedang berlibur dari Rusia.
Ozturk melarikan diri ke negara itu pada 2018 setelah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup sehubungan dengan pembunuhan tahun 1996 di negara asalnya, Turki, lapor Mirror.
Dia didakwa memerintahkan pembunuhan seorang pria bernama Kuvvet Koseoglu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Tak Sekadar Kuliah, Program Ini Bantu UMKM Desa Naik Kelas hingga Diakui Dunia
-
Apa Itu Whistleblower? Istilah Viral di Tengah Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI
-
Terungkap Peran 16 Mahasiswa FH UI dalam Skandal Chat Dugaan Pelecehan Seksual yang Viral
-
5 Mesin Cuci Front Loading Hemat Air, Tagihan Lebih Irit dan Tetap Bersih Maksimal
-
5 Pelembap yang Memutihkan Wajah agar Cepat Glow Up dan Tidak Kusam
-
Gen Z Mulai Pilih Baju dengan Nilai, Bisakah Ini Tekan Limbah Fashion?
-
Tak Cuma Edukasi, Ini Strategi Kertabumi Ubah Cara Warga Kelola Sampah
-
Mahasiswa FH UI Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Terancam DO, Masih Bisa Kuliah Lagi?
-
5 Cushion Tahan Lama dan Anti Oksidasi untuk Kulit Berminyak
-
Mengenal Dekat Tamara Bleszynski: Siapa Suami dan Ada Berapa Anaknya Sekarang?