Suara.com - Saat ini, ada begitu banyak klinik kecantikan yang menawarkan beragam perawatan kecantikan, mulai dari perawatan kecantikan dasar hingga yang berteknologi canggih. Bingung pilih yang mana? Coba simak tips dari mantan Puteri Indonesia 2022, Melanie Putria, berikut ini.
Melanie sendiri mengaku pada awalnya ia pun mengalami kebingungan saat akan memilih klinik kecantikan yang tepat. Perempuan yang kini berprofesi sebagai presenter itu mengaku bahwa pada dasarnya ia bukanlah tipe perempuan yang suka menjalani perawatan di klinik kecantikan.
Tapi perlahan, untuk mendukung profesinya, ia mulai berani mencoba melakukan perawatan kecantikan dasar di klinik.
Saat awal memilih klinik kecantikan, ia menyarankan agar kita sebaiknya mencari tahu lebih dulu perawatan apa yang diperlukan. Hal ini, menurut Melanie, akan membuat kita menjadi konsumen yang bijak.
"Jadi, jangan tergiur dengan banyak perawatan yang sebenarnya nggak kita butuhkan. Jadi konsumen yang bijak, kalau perlunya memang untuk kecantikan wajah atau slimming (melangsingkan) tubuh, ya sudah lakukan ini dulu," ujar Melanie dalam acara Grand Launching Klinik Utama JLA Indonesia, Kebayoran, Jakarta Selatan, Jumat (24/6/2022).
Ia juga menyarankan untuk tidak mudah tergoda promosi yang menggiurkan, sehingga kita perlu lebih cermat dan mencari informasi terkait kredibilitas dan sertifikasi klinik tersebut.
Ibu dari dua anak ini juga mengingatkan bahwa klinik yang baik biasanya akan memiliki konsumen atau klien yang loyal, yang terus kembali menjalani perawatan di sana.
"Saya juga memilih, memang yang saya lihat di klinik ini adalah yang bisa menarik loyal konsumen, mereka yang sudah merasakan perawatan dasar kayak facialnya yang bagus banget. Jadi, aku yang nggak suka pakai alat-alat atau teknologi aneh, aku nggak kaget," jelas Melanie.
Sementara itu, menurut Komisaris Klinik Utama JLA Indonesia, dr. Andjar Bhawono, SpOT, saat ini setelah pandemi banyak masyarakat yang lebih pilih berobat ke klinik dan daripada ke rumah sakit, karena lebih mudah dan praktis.
Baca Juga: Pertama di Padang, Klinik Kecantikan Axella Aesthetic Siap Dorong PAD Bidang Kesehatan
Hasilnya banyak klinik yang menambah layanan umum seperti spesialis orthopedi, obgyn, bedah plastik, spesialis anak, tim laktasi, estetik dan slimming (pelangsingan tubuh). Inilah sebabnya, Klinik JLA yang tadinya hanya sebagai klinik kecantikan kini berubah jadi klinik umum dengan berbagai layanan.
"Karena menurut mereka klinik lebih terjangkau daripada ke rumah sakit. Dulu hanya klinik estetika. Tapi sekarang trennya sudah berubah. Saat ini dokter-dokter spesialis di klinik sudah mulai banyak," tutup dr. Andjar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci