Suara.com - Memiliki anak merupakan salah satu hal yang harus disepakati bersama oleh kedua belah pihak ketika hendak melangkah ke jenjang pernikahan. Hal ini dikarenakan tidak semua orang ingin memiliki anak. Beberapa hanya ingin menikah untuk menua bersama.
Diskusi secara sehat dengan pasangan diperlukan untuk membahas topik ini, termasuk ketika salah satu pihak berubah pikiran. Situasi yang sama dialami oleh seorang wanita yang berencana menikah dengan tunangannya musim panas mendatang.
Wanita berusia 37 tahun ini menceritakan kisahnya melalui rubrik Deidre. Dalam tulisannya, wanita ini mengaku bila di awal hubungan keduanya memiliki pikiran yang sama untuk childfree. Tindakan childfree ini merupakan tindakan dan prinsip seseorang yang memutuskan untuk tidak memiliki anak meskipun tubuh mereka mampu melakukannya.
Setelah tiga tahun menjalin hubungan dan bahkan bertunangan, pemikiran wanita ini mulai sedikit berubah.
“Melihat teman-temanku bersama bayinya membuatku ingin memikirkan ulang keputusan ini,” tulisnya.
Menyadari hal tersebut wanita ini pun membicarakan dengan tunangannya.
Akan tetapi pengakuan wanita ini justru membuat tunangannya terkejut. Hal ini karena sang tunangan selama ini merasa bahwa hubungan keduanya baik-baik saja dan bahagia dengan keadaan mereka.
“Awalnya dia berkata dia akan mempertimbangkan ulang dan akan mencoba untuk memiliki anak,” tulis wanita itu.
“Namun saat kita berdua mengunjungi rumah temanku yang memiliki dua anak, dia justru berkata bahwa memiliki anak sangat melelahkan. Dia juga berkata dia tidak akan pernah menginginan anak,” curhat wanita itu.
Baca Juga: 5 Cara Mendapatkan Kepastian dalam Hubungan Asmara, Hindari Perdebatan!
Setelahnya keduanya berusaha untuk mencari solusi untuk masalah ini. Tidak hanya sekali, keduanya bahkan membicarakan sampai berminggu-minggu.
Namun alih-alih mendapatkan diskusi dan solusi untuk keduanya, sang tunangan justru mengambil keputusan sepihak dengan cara memutuskan pertunangan keduanya.
Hal ini tentu membuat wanita ini bingung apakah harus berpisah dengan tunangannya atau tetap berhubungan namun harus childfree.
Menanggapi hal ini Deidre pun meminta agar wanita ini merenung dan memutuskan sikapnya. Wanita ini juga tidak bisa memaksa tunangannya untuk menjadi seorang ayah karena baik tunangannya ataupun calon anak mereka dapat terluka dengan situasi ini.
Ada baiknya wanita ini mengambil waktu untuk sendiri kemudian membicarakan dengan tunangannya bahwa dia kebingungan. Komunikasi menjadi salah satu kunci dalam hubungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam