Suara.com - Kontribusi pelaku usaha kecil mikro dan menegah (UMKM) perempuan seringkali dipandang sebelah mata. Padahal, sebagian besar pelaku UMKM justru digeluti perempuan.
Seperti diketahui, 64 persen pelaku UMKM adalah kaum perempuan dan sebagian besar bergerak di bidang kuliner. Banyak masalah yang dihadapi UMKM yang dikelola oleh perempuan.
Namun, kaum perempuan yang mengelola UMKM justru masih bisa menyekolahkan anak-anak mereka. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, UMKM perempuan menjadi salah satu target pemerintah dalam rangka melahirkan 1 juta wirausaha mapan baru.
“Problemnya itu (UMKM perempuan) adalah produktivitas dan kualitas produk. Sebagian dari bisnis perempuan ini adalah lebih ke survival economy untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Tapi kalau kita lihat peran di dalam keluarga bagaimana merelaa bisa menyekolahkann anak dengan pendapatan dari UMKM kita berharap nanti dari keluarga mereka akan muncul anak-anak muda yang berpendidikan yang bisa memunculkan wirausaha baru,” kata Teten dalam keterangannya, Selasa, (28/6/2022).
Karena itu, kata Teten, pemerintah akan terus mendampingi UMKM perempuan agar bisa bersaing. Contohnya dengan mempermudah akses pembiayaan bukan hanya untuk modal kerja tetapi juga untuk mengembangkan produk.
Pemerintah juga tengah menyusun konsep UKM kluster untuk bisa meningkatkan daya saing dan juga pengembangan produk.
“Kita cari model kluster di mana UKM yang gabung dalam kluster, jadi agregator seperti e-commerce. Di dalam kluster itu ada penelitian dan pengembangan, sehingga untuk inovasi produk tidak perlu dikerjakan lagi semuanya jadi hanya produksi saja. Litbang untuk pengembangan produk dilakukan yang lain. Itu konsep UKM kluster dalam rantai pasok,” jelas Teten.
Teten juga berharap UKM yang ada saat ini untuk memroduksi barang yang sudah ada pangsa pasarnya. Kata dia, Presiden Joko Widodo sudah menginstruksikan pemerintah pusat dan daerah untuk alokasikan 40 persen anggaran belanja untuk beli produk koperasi dan UKM. Jumlahnya mencapai Rp 400 triliun dan ini sudah jelas pangsa pasarnya. Kata Teten, UKM akan dibimbing untuk produksi barang dan jasa yang pangsa pasarnya sudah ada.
Pascapandemi, pemerintah tidak hanya ingin UKM “recover” tapi juga transformasi ke digital. Target 30 juta UKM transformasi ke digital pada 2024 dan sekarang baru 19 juta. Rektor Universitas Prasetiya Mulya Prof Djisman Simandjuntak mengatakan, transformasi digital UKM bukan hanya di bidang logistik dengan platform sebagai pangkalan.
Baca Juga: 4 Cara Membuat Daging Kurban Empuk ala Chef Haryo Pramoe
Namun, kata Djisman, produksi UKM juga harus mengalami perubahan teknologi dan ini menjadi kunci pengembangan usaga kecil dan menengah.
“Dia harus mengalami teknologisasi, sumber utama pertumbuhan adalah perubahan teknologi. Sekarang ini kita menghadapi zaman di mana teknologi itu memasuki segala proses yang diperlukan di dalam bisnis,” kata Djisman.
Djisman menambahkan, perubahan teknologi sangat pro perempuan. Kata dia, dengan teknologi kendala yang dihadapi perempuan menjadi melonggar. Djisman juga menekankan, tekonologisasi akan membantu UKM untuk bisa terus tumbuh.
“Kalau UKM terus berkutat pada survival businesses maka pertumbuhan tidak bisa diharapkan, survival business is no growth business. Ketika UKM terjepit masuk sektor survival tapi untuk tumbuh perlu lebih dari itu antara lain dengan teknologisasi,” ujar Djisman.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Tips Liburan Hemat dan Seru Bersama Keluarga di Resor Mewah Macau
-
Liburan Sekolah Makin Seru! Intip Keseruan Dunia 'Minions & Monsters' yang Hadir di Jakarta
-
Sumur Bor Kedalaman 20 Meter Pakai Pompa Air Apa? Segini Biaya yang Perlu Kamu Siapkan
-
Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
-
Kenapa Cushion Cepat Oksidasi? Ini Penyebab dan 3 Rekomendasi untuk Makeup Anti Kusam
-
6 Shio yang Gampang Dapat Keberuntungan, Anak Emas Alam Semesta
-
4 Lipstik Wardah di Alfamart dengan Formula Transferproof hingga Foodproof
-
Apakah Sunscreen Wardah Boleh untuk Anak? Ini Batasan Usia dan 3 Rekomendasi Produknya
-
6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
-
Bedak Two Way Cake yang Bisa Menutupi Flek Hitam, Ini 5 Pilihan Terbaik dari Harga Termurah