Suara.com - Kabar pernikahan kerap jadi salah satu topik pembahasan dalam obrolan. Walaupun mungkin niatnya sekadar basa-basi, tetapi topik tersebut bisa jadi sensitif bagi sejumlah orang.
Pandangan umum masyarakat Indonesia, seseorang yang sudah berusia 20-an tahun lebih sudah seharusnya memikirkan pernikahan. Tetapi, faktor kesiapan menikah dan memiliki keluarga sendiri sebenarnya bukan sekadar usia, lho.
"Dikatakan seseorang siap nikah dan siap hamil ditunjukkan dengan kondisi calon pengantin dan calon ibu yang sehat," kata Direktur Bina Keluarga Balita dan Anak, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dr. Irma Ardiana, MAPS., dalam konferensi pers virtual Hari Keluarga Nasional, beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan bahwa calon ibu yang sehat berarti tidak mengalami anemia dan tidak kurang energi kronik. Selain itu, kedua calon pengantin harus mendapatkan bimbingan menjadi orangtua sebelum menikah.
"Tentu selalu belajar kebutuhan anak dan lingkungan pertumbuhan dan perkembangannya. Bina Keluarga balita adalah peer bagi orangtua untuk saling berbagi dan belajar," ujarnya.
Untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas, Irma mengatakan bahwa persiapannya perlu dilakukan sejak remaja. Artinya, anak dikenalkan tentang kesehatan biologis serta organ reproduksi.
Irma mengungkapkan kalau angka anemia pada remaja di Indonesia masih tinggi. Oleh sebab itu, diperlukan pemahaman tentang gaya hidup yang dilakukan saat kecil akan sangat berdampak terhadap kehidupan saar dewasa.
"Fase berikutnya adalah memastikan ada program penyiapan kehidupan berkeluarga. Kalau di BKKBN kita menyebutnya sebagai trial salam genre, itu adalah salam semangat dari generasi berencana untuk tidak free sex, tidak menikah dini, dan menjauhi Napza," pungkasnya.
Baca Juga: Takut Ditertawakan Cucu, Mpok Atiek Ogah Kawin Lagi
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
5 Shio Paling Beruntung dan Makmur di 27 Februari 2026, Kamu Termasuk?
-
Profil Bunga Sartika, Host 'Halo Qha Qha Permisi' Mendadak Resign, Gara-gara Rahasia Terbongkar?
-
Niat Bayar Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Jangan Sampai Salah Bacaan
-
Apakah Sepeda Listrik Boleh Dicuci? Ini Caranya Supaya Tidak Tersetrum
-
7 Sepeda Push Bike Anak Kokoh selain London Taxi, Rangka Kuat Tahan Banting
-
10 Karakter Orang yang Suka Musik Jazz dan Fakta Menarik di Baliknya
-
Apakah Karyawan Kontrak Resign Sebelum Lebaran dapat THR? Ini Ketentuannya
-
Kapan THR Karyawan Swasta 2026 Cair? Intip Bocoran Tanggal dan Aturan Mainnya
-
Kronologi Irawati Puteri Eks SPG Nugget Lulus S2 Stanford Pakai Beasiswa LPDP
-
Jadwal Imsak Yogyakarta 27 Februari 2026, Cek Tips Sahur agar Kuat Puasa